Sukses

Beauty

Faktor Genetik Dapat Menjadi Penyebab Penyakit Tuli

Ladies, selain penyakit dan infeksi, faktor genetik juga dapat menjadi penyebab penyakit tuli lho! Seperti disebutkan laman deafwebsites.com, penyakit tuli genetik atau tuli bawaan disebabkan oleh faktor keturunan atau faktor gen. Penyakit tuli yang disebabkan oleh faktor gen ini ditemukan pada kurang lebih 50% bayi yang baru lahir. Beberapa kasus ini, terlihat adanya garis riwayat ketulian di keluarga besar. Ada gen yang berasal dari ibu atau ayah, maupun keduanya.

Penyakit tuli genetik ini terjadi apabila riwayat tuli memang kuat, namun jika ibu dan ayah dari bayi ini mempunyai gen rensesif dari tuli, maka gen tuli itu tidak terlihat pada anggota keluarganya. Meskipun demikian, gen resersif ini bukannya tidak mungkin untuk diturunkan. Oleh sebab itu, deteksi pendengaran pada bayi yang baru lahir sangat dianjurkan. Deteksi pendengaran pada bayi sudah bisa dilakukan pada bayi yang sudah berumur kurang dari 3 tahun. Lebih baik lagi dilakukan pada bayi yang sudah berumur 2 hari.

Melangsir dari laman ketunarunguan.blogspot.com, penyakit tuli kongenital yang disebabkan oleh faktor genetik ini sebenarnya bisa diupayakan pengobatannya dengan regenerasi sel rambut dengan terapi gen. Pada tuli genetik ini, sel rambut dalam koklea sangat rentan terhadap gangguan homeostatis dan cenderung mati jika mereka tidak bisa berfungsi dengan normal.

Sel rambut yang sudah mati, tidak dapat digantikan lagi secara alami. Karenanya, mengobati bisa dilakukan dengan mendorong sel rambut baru untuk tumbuh dari jenis lain. Bentuk terapi gen yang berupa pengenalan versi normal gen yang berefek terhadap sel yang sesuai dan berharap sel tersebut akan tumbuh dan akan mnggunakan versi normal ini. Pendekatan alternatif adalah pemberian obat yang memiliki akses langsung ke sel target.

 

Oleh : Maulisa

(vem/)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading