Sukses

Entertainment

Sebuah Lagu untuk Tuhan Didedikasikan untuk Tuna Rungu

Fimela.com, Jakarta Film Sebuah Lagu untuk Tuhan siap tayang 29 Oktober 2015. Film ini terinspirasi kehidupan penderita tuna rungu, karena itu film ini juga didedikasikan untuk penderita tuna rungu. Sepanjang film akan ada subtitle yang membantu penderita tuna rungu untuk memahami jalan cerita filmnya.

Sebuah Lagu untuk Tuhan adalah sebuah film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Agnes Davonar. Film ini bercerita tentang persahabatan seoarang musisi, Gilang (Steven William), dengan Angel (Eriska Rein), seorang gadis tunarungu yang baik hati.

Eriska Rein di film Sebuah Lagu Untuk Tuhan. foto: Film One

Anak Dewi Yull menjadi role model untuk Angel di film ini. "Angel yang tuli 90% namun bisa bicara, bisa membaca bibir, menutup pintu selalu dengan keras, persis dengan kisah Surya Putra Sahetapy. Bunda Dewi Yull sangat membantu saya untuk memahami akting menjadi tuna rungu," papar Eriska Rein saat perskon di Epicentrum Walk, Senin (26/0/2015).

Eriska Rein dan mendapat bimbingan langsung dari Surya, anak dari Dewi Yull yang tuli sekaligus dosen untuk bahasa isyarat. Surya juga turut akting sebagai guru bahasa isyarat untuk Gilang. Dia mengaku senang begitu melihat filmnya diputar di bioskop.

Demi mendalami perannya sebagai penyandang tuna rungu, selama sebulan Eriska belajar bahasa isyarat sebelum syuting. Eriska pun memakai penutup kepala dan tidak membotaki rambutnya. (Febio Hernanto/Bintang.com)

"Saya senang karena film ini dilengkapi dengan subtitle sehingga kami, penyandang tuli, bisa ikut menikmati film. Selama ini kami tidak bisa ikut menikmati film karena tidak bisa paham jalan cerita. Semoga film Sebuah Lagu untuk Tuhan bisa membuat orang lebih paham dengan kami," harap Surya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading