Sukses

Entertainment

Nyanyi, Edric Tjandra tak Ingin Seperti Afgan

Fimela.com, Jakarta Tahun 2016 menjadi momentum bagi Edric Tjandra untuk melebarkan sayap di dunia entertainment dengan terjun ke ranah tarik suara. Agaknya, ia belum puas sebagai presenter kondang. Beragam program pun digawangi olehnya seperti Inbox, Campur-Campur, Ngabuburit, dan juga D'Terong Show.

Belum lagi bicara dunia akting, Edric pun sudah malang melintang. Tercatat beberapa judul film sudah diperankan olehnya seperti Tulalit, Oh My God, Kawin Laris, Olga & Billy Lost in Singapore, dan The Wedding & Bebek Betutu.

Edric Tjandra jajal dunia tarik suara (Ruswanto/Bintang.com)

Menggaet Budi Doremi, Edric dengan percaya diri merilis sebuah lagu berjudul Ling Ling Cinta Yang Hilang. Diakui olehnya, sebelum terjun ke layar kaca Edric sudah akrab dengan dunia tarik suara sebagai penyanyi gereja.

"Saya dulu nyanyi di gereja. Setidaknya bisa nyanyi dan ga buta nada. Makanya ini belajar lagi, gimana cara bernyanyi yang benar. Saya juga belajar dari Budi cara menyanyi yang benar, karena dia lebih dulu bernyanyi kan, akhirnya duet saja," kata Edric di acara launching single Ling Ling Cinta Yang Hilang, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (21/1).

Lewat lagu ini, Edric tak mau membuktikan bahwa dirinya merupakan seorang penyanyi seperti Afgan. Namun, Ling Ling Cinta Yang Hilang merupakan pembuktian bahwa dirinya pernah berkarya di industri musik tanah air.

Tak ingin ikuti Afgan, Edric andalkan karakter sendiri (Andy Masela/Bintang.com)

"Ini jadi sesuatu yang baru. Single ini niatnya gak terlalu dibuat komersial, ini dari hati, jadi pembuktian sebuah hasil karya, karena suka, lagu ini sangat santai dan tidak serius. Saya bukan mau seperti Afgan, tapi ingin menampilkan katakter sendiri, yang seru-seruan, lucu," imbuh Edric.

Di lagu ini, EdricĀ Tjandra dan Budi Doremi sengaja memasukkan unsur Tionghoa. Mereka ingin menjadi corong dalam kampanye budaya melalui karya musik. "Ada nuansa Tionghoa, karena bagi saya musik itu bisa jadi kampanye budaya, di Indonesia ada orang Tionghoa, India, Arab. Lagu juga memadupadankan tradisi Indonesia. Juga untuk merayakan Imlek, menyambutnya lewat lagu ini," tandas Budi.

What's On Fimela
Loading