Sukses

Entertainment

Akting Lagi, Sinetron Terbaru Didi Riyadi Bergaya Era 90-an

Fimela.com, Jakarta Lama tak berkiprah di dunia hiburan, kini Didi Riyadi kembali lagi dengan sinetron ala 90-an berjudul Rindu Tiara. Menurutnya, ketertarikannya untuk kembali berperan dalam sinetron kejar tayang karena banyaknya masyarakat yang merindukan tayangan seperti dahulu.

Untuk diketahui, Didi Riyadi pernah melakoni sederet sinetron seperti Aladdin (1999), Dewi Fortuna (2000), Mencintaimu (2001/2002), Tersanjung 6 (2005), Kawin Gantung (2004), Khanza (2008) dan paling bontot adalah Baghdad (2010).

Kini saat proses syuting menggunakan kamera kecil, jadi tidak langsung diketahui oleh pengguna jalan lain. Itulah Didi disangka sopir bajaj beneran. (Deki Prayoga/Bintang.com)

"Secara keseluruhan ini cerita yang dirindukan banyak orang. Setelah banyak tahu sinetron sekarang," kata Didi Riyadi saat ditemui di Studio 2 ANTV, kawasan Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

"Gua banyak mendengar, seputar entertaiment. Banyak banget orang-orang yang merindukan tayangan dengan format seperti ini (sinetron stripping macam Tersanjung dan Cinta Fitri)," sambung Didi. Ada perbedaan mendasar antara dunia sinetron dahulu dengan saat ini. Menurut aktor berusia 35 tahun ini, sekarang banyak sekali artis-artis sinetron yang bahkan masyarakat pun tak bisa hafal saking banyaknya.

Didi Riyadi. (Foto: halloindo.com, Desain: Muhammad Iqbal Nurfajri/Bintang.com)

Pergantian dan kedatangan generasi penerus ini menurut Didi sudah sangat cepat. Dengan jumlah stasiun televisi yang sedikit dan talenta muda yang semakin banyak, menurutnya sudah tak berimbang. Berbeda dengan jaman dahulu yang kualitas sinetronnya pun masih bisa dipertanggungjawabkan.

"Lu sebut nama artis sekarang banyak banget. Artisnya banyak, stasiun TV gak seberapa, itu yang membuat perputarannya cepet. Industrinya cepet banget. Harapan gue sih, Rindu Tiara ini gak muluk-muluk, bisa survive dengan tontonan lokal yang segar," tutur Didi Riyadi.

What's On Fimela
Loading