Sukses

Entertainment

Harus Dengar Deddy Corbuzier, 4 Kebiasaan Ini Menghancurkan Hidup Milenial

Fimela.com, Jakarta Setiap generasi tentu memiliki nilai plus dan minus tersendiri. Demikian pula para milenial atau generasi Y (Gen Y). Deddy Corbuzier yang hidup bersama dengan generasi ini pun melihat ada beberapa karakter atau kebiasaan negatif dari mereka.

"Apa yang merusak kaum milenial di saat ini dalam hidupnya. Ada 3 hal yang biasanya menjadi "RACUN" dan kalian harus sadari hal itu," tulis Deddy di laman Instagramnya, mastercorbuzier baru-baru ini.

Menilik Wikipedia, milenial memang memiliki karakteristik tersendiri. Ada beberapa hal yang dapat mengarakteristikkan generasi millenial, dari livescience.com. Pada tahun 2012, seperti dikutip livescience.com dari USA Today, ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa generasi millenial lebih terkesan individual.

Lalu mereka juga cukup mengabaikan masalah politik, fokus pada nilai-nilai materialistis, dan kurang peduli untuk membantu sesama jika dibandingkan dengan generasi X dan generasi baby boom pada saat usia yang sama.

Generasi ini bila dilihat dari sisi negatifnya, merupakan pribadi yang pemalas, narsis, dan suka sekali melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Pun begitu, mereka tetap memiliki karakter positif tersendiri seperti pemikiran yang terbuka, memiliki rasa percaya diri yang bagus, mampu mengekspresikan perasaannya, pribadi liberal, optimis, dan menerima ide-ide dan cara-cara hidup.

Dan kepada generasi milenial, Deddy Corbuzier mengungkap kebiasaan yang biasanya menghancurkan milenial dalam hidupnya. "Banyak, kita bahas satu per satu namun singkat saja," demikian Deddy. Mari kita simak.

Branded Thing

Menurut Deddy, barang mewah menjadi penyakit tersendiri bagi generasi ini. "Yang pertama adalah branded thing. Barang-barang yang punya merk yang anda pingin beli dengan uang pas-pasan. Beli cicil hanya untuk sombong ke orang lain. Stupid," ujarnya.

Party

Bergya hedonisme, generasi ini suka berpesta. "Pesta dengan teman-teman, spending money yang lu udah dapet, lu gunain buat party, that also stupid," lanjut Deddy.

Saving without Investment

Di sisi ini Deddy Corbuzier mengkritisi kebiasaan menabung uang di bank. Menurutnya di masa sekarang ini investasi merupakan hal yang lebih relevan dibandingkan dengan hanya mengumpulkan uang.

"Jadi anda nyimpen uang anda terus-terusan tapi anda tidak punya investasi. Nyimpen uang di bank, pelajaran di sekolah gemar menabung itu salah. Gemar berinvestasi, beli rumah, beli emas. Bukan nyimpenin duit. Duit itu ada decline-nya, semakin lama duit itu harganya turun," papar Deddy.

Hutang

Ini merupakan hal terkhir yang paling sering dikerjakan oleh kaum milenial. "Dan yang terakhir yang paling sering milenial lakukan adalah hutang, kartu kredit. Tahu kah anda hutang kartu kredit itu sengaja dibuat oleh bank supaya anda punya hutang. Makanya zaman sekarang, gampang orang bikin kartu kredit. Its a trap. And are you in those area or not?" tandasnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Meski besar sebagai seorang mentalis, namun nyatanya dunia presenting membuat karier Deddy Corbuzier semakin besar di dunia hiburan
    Meski besar sebagai seorang mentalis, namun nyatanya dunia presenting membuat karier Deddy Corbuzier semakin besar di dunia hiburan

    Deddy Corbuzier

Loading