Sukses

Entertainment

Angkat Pesan Kesetaraan, Video Klip Shush Rahmania Astrini Tuai Apresiasi

Fimela.com, Jakarta Prestasi membanggakan kembali ditorehkan penyanyi muda berbakat, Rahmania Astrini. Video klip single terbarunya yang berjudul Shush berhasil mencapai 1 Juta views di platform berbagi video YouTube dalam waktu tiga hari pasca dirilis pada 20 Januari 2021 kemarin.

Tak hanya sukses menarik perhatian lebih dari satu juta pasang mata, video klip Shush juga Video klip “Shush” dibanjiri komentar positif dari para warganet. Berbagai pujian serta ucapan kagum terlontar untuk Rahmania Astrini.

"Okay I dont usually post comment on youtube. But this MV is so classy, and cool. Really love the concept. And you should know that. Cool," tulis Chara Taqwiya.

"Secara ga langsung astri bawa nama indonesia ke music dunia karena composernya Toby Gad," komentar akun bernama Syaira Salsabilla.

"This is impressive cool song that I have found in this year! Really love this song ❤️ Cheer up from Thailand 🤟🏻," kata Ishikawa Sigehito yang mengaku berasal dari Thailand.

"Keren gila 11 12 sama Ariana," tulis Dila Azizah.

Tampil Berbeda

Bukan tanpa alasan, perhatian dan sanjungan warganet pada Rahmania Astrini lantaran di video klip Shush ia tampil berbeda. Shush menjadi video klip pertama yang menampilkan keterampilan dance Rahmania Astrini. Dengan luwes, ia menampilkan berbagai macam koreografi anggun yang menawan sepanjang video klip. Nuansa kolosal dan mewah pun makin kental terasa dengan tarian Rahmania Astrini beserta puluhan dancer perempuan lain.

"Ini pertama kali (dance di video klip) dan seru banget. Latihannya cukup intense karena sudah lama banget nggak olahraga, apalagi menari. Terakhir aku nari waktu masih di bangku SMP. Dari latihan intense untuk dance ini, aku belajar banyak tentang menari, and also the art of it," kata Rahmania Astrini dalam siaran pers yang diterima FIMELA.

Siratkan Pesan Kesetaraan

Lagu Shush sendiri ditulis oleh Toby Gad, songwriter & producer pemenang Grammys yang juga menjadi otak dibalik kesuksesan lagu kelas dunia seperti If I Were a Boy (Beyonce), Big Girls Don’t Cry (Fergie). Tak hanya itu, Toby juga sempat berkolaborasi menulis lagu All Of Me bersama John Legend.

Jika dperhatikan, liriknya lagu Shush mengisahkan soal membalas kebaikan dari yang dicinta seperti mengambil alih peran, serta melayani orang yang kita cintai. Lewat berbagai adegan dan simbol implisit di video klipnya, Rahmania Astrini ingin menggambarkan keindahan dari kesetaraan antar dua orang yang menjalin hubungan.

"Lewat video klip Shush aku mau menunjukkan bahwa baik lelaki maupun perempuan sama-sama bisa pegang kendali dalam sebuah relationship, dan bisa berakhir bahagia," terangnya.

"Boneka-boneka di video klip Shush merupakan simbol perempuan dalam sebuah relationship. Aku hendak menyampaikan bahwa perempuan nggak bisa sepenuhnya hanya dijadikan 'mainan' dalam sebuah hubungan," pungkasnya kemudian.

Simak juga video menarik berikut ini:

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading