Sukses

Entertainment

Utang Ibunya Kembali Bikin Gaduh, Han So Hee Ambil Langkah Tegas

Fimela.com, Jakarta Perkara utang ibunda Han So Hee kembali ramai di media sosial. Baru-baru ini YouTuber Lee Jin Ho mengungkap jika ibunda sang aktris, Shin adalah orang yang terlibat dalam gugatan penipuan uang sebesar 85 juta Won, sekitar Rp998,6 juta.

Melansir laman AllKpop, Senin (7/3/2022), ibunda Han So Hee meminjam uang tersebut dari seorang kenalan. Ia meminjam uang tersebut tejak Februari 2018 hingga September 2019 dan berjanji akan membayar bunga dalam jumlah besar, namun itu tak pernah dibayarkan.

Terkait hal tersebut Lee Jin Ho menyebut jika Shin meminjam uang tersebut menggunakan nama dan rekening Han So Hee, yang ia buat saat sang aktris masih kecil. Lebih lanjut dijelaskan, saat itu rekening atas nama Han So Hee digunakan selama beberapa bulan karena rekening miliknya tak bisa digunakan untuk transaksi.

Perselisihan

Dalam videonya juga disebutkan jika ibu Han So Hee juga berselisih dengan pengugat atas jumlah uang yang harus dibayar. Di kesempatan tersebut, ibu Han So Hee juga mengakui apa yang dia lakukan adalah salah.

"Ini adalah kesalahan saya karena saya tidak membayar uang pinjaman tepat waktu. Saya akan bekerja keras untuk membayar hutang saya tanpa mengajukan kebangkrutan," katanya.

Sikap Tegas Han So Hee

Kejadian yang sama pernah terjadi di tahun 2020, Han So Hee pun mengungkap jika ia telah berusaha keras melunasi utang-utang ibunya. Kali ini Han So Hee telah membuat keputusan tegas.

Selanjutnya, kami juga mengungkapkan bahwa Han So Hee tidak memiliki rencana untuk bertanggung jawab atas hutang ini," ujar agensi Han So Hee, 9ato Entertainment dalam rilisnya, dikutip dari laman Soompi.

Penyesalan Han So Hee

Lebih lanjut mereka menyampaikan jika ibunda Han So Hee telah menyalahgunakan nama baik sang putri untuk kepentingannya. Han So Hee pun merasa menyesal karena munculnya korban baru.

"Memang benar (Han So Hee) tidak bisa memutuskan ikatan moral antara ibu dan anak. Dia merasa menyesal untuk orang-orang yang dirugikan di luar kehendaknya. Meskipun demikian, kami berharap insiden seperti ini tidak akan terulang melalui respons yang kuat ini. Mohon pengertiannya," tutup agensinya.

Loading