Sukses

Fashion

Debut Pierre Davis, Desainer Transgender Pertama di New York Fashion Week

Fimela.com, Jakarta Hasil karya desainer transgender sepertinya sudah mendapatkan tempat sendiri di kalangan pecinta fashion. Pierre Davis akan menjadi desainer transgender pertama yang mempersembahkan koleksinya di New York Fashion Week.

Pierre Davis telah mendirikan label busanaya, NO SESSO yang berarti "No Sex", pada tahun 2015. Kini, label busana ini sudah menapakkan kakinya cukup kuat di Los Angeles.

Bulan lalu, Council of Fashion Designers of America menuturkan bahwa lebih dari 500 kreator menyetujui dan sangat mendukung keberagaman. NO SESSO akan membuat sejarah baru di New York Fashion Week.

Dikutip dari Independent.co.uk pada Senin (11/2/2019) berharap bahwa label busananya mampu menginspirasi orang lain untuk lebih berpikiran tentang komunitas. Menyadari bahwa tidak semua hanya tentang estetika atau bisnis. Namun juga kemanusiaan.

 

 
 
 
View this post on Instagram

🌞Blessed on this Beautiful Sunny Sunday 🌞 custom lace frontal unit, color & install by my fav @lilhunty_ 🥰🥰🥰🥰🥰

A post shared by Pierre ♏️ (@pierrehommes) on

Terinspirasi dari wanita pengusaha di masa depan

 
 
 
View this post on Instagram

Thank you @voguemagazine for the write up. So thankful and blessed for everything ✨PERIODT✨ link in bio ❤️

A post shared by Pierre ♏️ (@pierrehommes) on

Davis sendiri mengakui bahwa penampilannya di New York Fashion Week menjadi langkah positif untuk representasi transgender di industri fashion. Ia berharap bahwa banyak orang akan mengenal karyanya karena kualitas.

Di New York Fashion Week, Davis akan memamerkan koleksi yang terinspirasi dari wanita pengusaha yang sukses di masa depan. Ia menampilkan segala sesuatu mulai dari setelan listrik hingga tas kerja berbulu dan baju olahraga velour.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita 2 Desainer Lokal Taklukan New York Fashion Week
Artikel Selanjutnya
Bersanding dengan Jeremy Scott, Julianto Pamerkan 12 Koleksi Spring Summer 2020 Il Fiore di Panggung NYFW