Sukses

FimelaMom

5 Tips Mengajarkan Anak untuk Mengatur Waktu Bermain dan Belajar agar Menjadi Disiplin

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, dunia anak-anak memang dipenuhi dengan berbagai cerita yang menyenangkan. Biasanya, anak-anak usia sekolah cenderung tertarik untuk mengeksplor dunia luar dengan bermain bersama temannya. Akan tetapi, terkadang mereka menjadi lalai dengan tugas utamanya atau jadwal belajar rutin. Oleh sebab itu, disinilah peran penting orangtua untuk mengajarkan anak disiplin sejak dini. 

Lalu, apa manfaat mengajarkan anak disiplin dengan membagi waktunya untuk bermain dan belajar? Dilansir dari blog.aihomeworkhelper.org, menyeimbangkan belajar dan bermain tidak hanya tentang manajemen waktu, tetapi juga mendorong anak untuk memiliki wawasan yang luas serta cerdas secara emosional. Akan tetapi, tidak jarang terdapat tantangan yang dihadapi orangtua selama mengajarkan anak membagi waktunya untuk bermain dan belajar. 

Masalah yang biasanya dihadapi orangtua adalah ketika anak menghindari belajar dan hanya ingin bermain video game. Di sisi lain, terdapat pula permasalahan saat anak dibebani terlalu banyak pekerjaan rumah sehingga tidak memiliki waktu luang untuk dirinya. Oleh sebab itu, bagaimana cara orangtua mengajarkan anak untuk mengatur waktu bermain dan belajar? Berikut tips sederhana yang dapat dilakukan oleh orangtua selama melatih anak mengatur waktu bermain dan belajar.

Cara Mengajarkan Anak Mengatur Waktu Bermain dan Belajar

1. Membuat rutinitas harian 

Anak-anak dapat berkembang dengan baik jika memiliki rutinitas dalam kegiatan sehari-harinya. Rutinitas yang dapat diprediksi membantu mereka mempersiapkan diri secara mental untuk apa yang akan terjadi selanjutnya, baik itu pekerjaan rumah, waktu istirahat untuk makan camilan, atau bermain di luar ruangan. Oleh sebab itu, orangtua sangat berperan penting untuk mengarahkan si kecil membuat rutinitas pada jadwal sehari-hari.

2. Menggunakan rencana untuk mengerjakan pekerjaan rumah

Dengan menerapkan rencana pekerjaan rumah, hal itu dapat membantu anak-anak mengerjakan tugas dan mengatur waktu secara efektif. Selain itu, anak-anak dapat menentukan jadwal prioritas terkait daftar tugas yang harus diselesaikan. Hal ini dapat mengurangi stres dan memberikan gambaran yang jelas tentang tanggung jawab akademis mereka sehingga memberi lebih banyak waktu untuk bermain tanpa rasa bersalah.

3. Membagi sesi belajar dengan metode pomodoro

Biasanya, apabila anak diberikan sesi belajar yang panjang, mereka menjadi kelelahan dan enggan untuk belajar. Oleh sebab itu, orangtua dapat mengajarkan teknik pomodoro dengan 25 menit belajar dan istirahat selama 5 menit. Lakukan teknik pomodoro dengan 4 kali perocbaan agar anak menjadi terbiasa. Dengan menerapkan metode ini bagi si kecil, hal tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan ruang untuk bersenang-senang secara teratur. Belajar bagaimana fokus pada pekerjaan rumah dapat membuat waktu belajar lebih efisien dan efektif.

4. Membatasi waktu menatap layar handphone

Biasanya, anak-anak gemar bermain dengan handphone. Sebenarnya, menghabiskan waktu di depan layar handphone sesekali tidak masalah, tetapi penting untuk tetap menjaga keseimbangan dalam penggunaannya. Sehubungan dengan hal itu, orangtua dapat memberikan atau menerapkan batasan yang jelas, seperti memberikan waktu selama satu jam untuk bermain handphone apabila telah selesai belajar. Selain itu, bantu si kecil untuk melakukan permainan yang aktif daripada sekadar bermain handphone. 

5. Mendorong anak dengan permainan yang menyenangkan

Keseimbangan bukan hanya tentang belajar dan bermain, tetapi juga tentang jenis bermain apa saja. Beberapa aktivitas yang dapat dicoba, seperti olahraga, menggambar, membaca, membuat kerajinan tangan, dan lainnya. Hal tersebut dapat membantu untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan anak-anak.  

Dengan peran orangtua yang mengarahkan untuk belajar mengatur waktu antara bermain dan belajar, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin. Selain itu, memberikan perhatian yang sama pada waktu bermain dan belajar dapat membentuk anak untuk menikmati prosesnya tanpa harus tertekan dengan jadwal. Oleh sebab itu, peran orangtua sangat penting untuk mendukung anak belajar mengatur waktu antara bermain dan belajar. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading