Sukses

Food

Pesona Mooncake Festival, Kenali Segala Aspek Soal Mooncake

Fimela.com, Jakarta Mooncake adalah salah satu tipe cemilan yang termasuk dalam keluarga makanan penutup dan isi dari mooncake adalah yang savory dan manis. Biasanya untuk isi manis para mooncake baker mengisinya dengan pasta biji teratai, pasta kurma merah, kacang-kacangan, dan buah kering. Sedangkan untuk yang savory, isinya biasanya adalah ham, sosis cina, babi panggang, dan lobak. 

Untuk lapisan luar dari mooncake mereka biasanya menggunakan lapisan kue yang terbuat dari tepung kue. Dari segi bentuk mooncake ini dibuat dengan sedemikian rupa dan memiliki arti, dalam bentuk kue bulan tradisional adalah bulat. Bentuk bulat ini memiliki arti bulan dan kue ini juga merupakan sebuah tanda terima kasih, serta syukur seseorang atas dewi bulan.

Dilansir oleh Thegreencollective.sg, mooncake sudah ada lebih dari 3000 tahun yang lalu. Berdasarkan data yang terkait soal mooncake, pada abad ke 17 tepatnya pada zaman kekuasaan dinasti Shang dan Zhou dan pada masa itu mooncake dikenal dengan sebutan “Taishi Cake”. Dimana di bagian tepi Taishi Cake tipi dan semakin ketengan tebal karena isian. Setelah itu, selama beberapa tahun kemudian, Taishi Cake berevolusi dan dikenal dengan sebutan Hu Cakes, kue ini dibuat dengan isian biji wijen dan kenari.

Sejarah Mooncake

Pada masa dinasti Tang sekitar 618 sampai 907 masehi, mooncake mulai dikenal oleh orang-orang dan menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh orang-orang kalangan atas. Di masa itu kue bulan sering dikonsumsi kue bulan khususnya pada saat perayaan atau pesta besar. Salah satunya adalah pada masa festival kue bulan, dimana bukan hanya orang-orang kaya, pedagang atau orang yang memiliki status saja yang bisa mengkonsumsinya, tetapi para masyarakat umum juga mengkonsumsi mooncake.

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa mooncake itu dikonsumsi untuk merayakan hari dewi bulan, dimana pada masa itu banyak sekali memberkati dan membantu masyarakat China. Namun, mooncake menjadi sebuah festival semenjak 960 sampai 1279 masehi tepatnya pada saat kekuasaan dinasti Northern Song. Dimana setiap tanggal 15 bulan ke 8 semenjak tahun baru China akan dirayakan festival mooncake atau yang sekarang ini dikenal dengan sebutan,  “Mid-Autumn Festival”. Sejak saat itulah, pengorbanan untuk bulan mulai menjadi populer dan menjadi kebiasaan oleh semua orang Tionghoa.

Dilansir oleh Chinahighlight.com, sekarang ini mooncake dikonsumsi karena memiliki arti kekeluargaan. Menambahkan kue bulan juga memiliki arti kelengkapan dan kebersamaan. Maka dari itu, untuk melengkapi arti dasar dari kue bulan seluruh anggota keluarga harus duduk bersama dan mengkonsumsi kue bulan bersama-sama pada malam Festival Pertengahan Musim Gugur.

Sedangkan tradisi untuk mengkonsumsi mooncake pertama kali dimulai pada dinasti yuan (1279 sampai 1368 masehi). Tren mengkonsumsi mooncake pertama kali dilakukan oleh bangsa Mongolia. Dimana dengan mengkonsumsi kue bulan mengartikan kalau bangsa mereka telah berhasil memberikan dan melakukan segala hal untuk kemerdekaan, maka dari itu setiap festival mooncake mereka mengkonsumsinya.

 

 

Resep Mooncake Kacang Hijau

Untuk membuat mooncake yang lembut, lezat, dan authentic kamu memerlukan beberapa bahan ini,

Bahan air gula:

  • 100 g gula pasir, 
  • 70 ml air, 
  • 1 sdt air jeruk lemon/nipis.

Sedangkan untuk resep kulit mooncake kamu memerlukan:

  • 60 g tepung terigu,
  • 40 ml minyak,
  • Sejumput garam,
  • Air gula.

Untuk bahan isian kacang hijau kamu memerlukan:

  • 250 g kacang hijau,
  • 125 g gula pasir,
  • 65 ml santan instan,
  • 65 g margarin,
  • 3 sdm minyak.

 

Cara membuatnya adalah seperti berikut:

  1. Rendam kacang hijau semalaman atau paling minimum selama dua jam agar kacang hijau Lebih mudah tubuh saat direbus dan diblender, 
  2. Masukan semua bahan bahan yang dibutuhkan untuk membuat air gula, kemudian masak hingga mengental atau tidak terlalu cair, kemudian angkat dan dinginkan, 
  3. Untuk adonan, campurkan tepung terigu dan garam. Setelah itu tuangkan air gula yang sudah dimasak, aduk rata. Kemudian masukan minyak, Uleni hingga semua komponen tercampur dan tidak lengket, 
  4. Diamkan adonan selama dua jam, tutup wadah dengan kain atau plastik wrap, 
  5. Rebus kacang hijau hingga empuk jika sudah, empuk tiriskan, 
  6. Setelah kacang hijau kering, Blender kacang hijau hingga halus setelah itu tuangkan ke panci dan masak bersama gula, santan, margarine, dan minyak. Kemudian masak hingga pulen dan memadat. Jika sudah angkat dan biarkan hingga dingin,
  7. Kacang hijau yang sudah didinginkan, Ambil sesuai takaran dan kemudian bulatkan semua adonan hingga sama besar,
  8. Adonan yang sudah didiamkan, gilas hingga adonan lebar dan kemudian masukan kacang hijau. Kemudian bulatkan dengan cetakan mungkin. Dibagian atas oleskan kuning telur,
  9. Oleskan minyak di nampan agar tidak lengket dan panggang selama 20 menit dengan suhu 150 derajat celcius atau sesuaikan dengan oven kamu. Angkat mooncake jika dirasa sudah matang.

Penulis: FIMELA Sherly Julia Halim

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading