Sukses

Food

15 Kue Basah Seribuan Paling Laris 2026, Untung Besar dari Modal Minim

Fimela.com, Jakarta - Pada tahun 2026, sektor kuliner, terutama dalam penjualan kue basah, menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Dengan investasi yang relatif kecil, Anda dapat memulai usaha menjual kue basah dengan harga seribu yang banyak diminati di pasar. Kue basah ternyata tidak hanya disukai oleh anak-anak, tetapi juga oleh kalangan dewasa, sehingga luasnya pangsa pasar menjadikannya pilihan yang semakin menarik untuk dijadikan sebagai usaha.

Beragam jenis kue basah tradisional ini menawarkan cita rasa yang unik dan harga yang terjangkau, sehingga mampu menarik perhatian banyak pelanggan. Di bawah ini adalah 15 ide untuk menjual kue basah seribuan yang paling diminati di tahun 2026, lengkap dengan informasi mengenai modal yang diperlukan serta cara penyajiannya.

1. Kue Putu Ayu

Kue Putu Ayu merupakan salah satu jajanan pasar yang sangat digemari dan mudah dijumpai di berbagai tempat. Kue ini memiliki desain yang menarik, menyerupai bunga dengan kombinasi warna hijau dan putih, serta menawarkan rasa pandan dan kelapa yang manis dan gurih.

Dengan biaya produksi yang relatif rendah untuk setiap unitnya, Kue Putu Ayu menjadi pilihan yang tepat untuk camilan. Terbuat dari campuran tepung terigu dan pandan, kue ini ditaburi dengan kelapa parut dan disajikan dengan cara dikukus, sehingga menjadikannya sebagai salah satu favorit dalam pilihan kotak jajanan.

2. Cenil

Cenil merupakan salah satu jenis jajanan pasar yang menarik perhatian dengan warna-warninya yang cerah serta tekstur kenyal yang unik. Terbuat dari tepung kanji, cenil biasanya dinikmati dengan parutan kelapa atau gula merah cair, sehingga menjadikannya sebagai camilan yang sangat menggugah selera.

Seringkali, cenil dijual bersamaan dengan lupis atau serabi, dan menjadi pilihan favorit banyak orang karena rasanya yang manis dan kenyal. Selain itu, biaya yang diperlukan untuk membuat cenil juga relatif rendah, sehingga menjadikannya pilihan yang ideal untuk usaha kecil.

3. Jentik Manis

Jentik Manis merupakan salah satu kue basah yang digemari oleh banyak orang, dikenal karena kemasan plastiknya yang praktis. Kue ini memiliki tekstur yang kenyal, mirip dengan agar-agar, serta rasa manis yang menggugah selera, sehingga menjadikannya pilihan ideal untuk dipasarkan.

Penyajian Jentik Manis yang mudah dan menarik membuatnya menjadi salah satu ide bisnis yang menjanjikan. Selain itu, biaya yang diperlukan untuk memproduksi kue ini tergolong rendah, sehingga sangat cocok bagi mereka yang baru memulai usaha.

4. Misro

Misro merupakan camilan yang memiliki isian manis yang sangat menggoda selera. Jajanan ini dibuat dari singkong parut yang diisi dengan gula merah, dan proses pembuatannya cukup mudah menggunakan bahan-bahan yang sederhana.

Rasa manis dari gula merah yang meleleh di dalam Misro menjadikannya sebagai camilan yang banyak digemari. Selain itu, biaya untuk membuat Misro juga sangat terjangkau, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin memulai usaha kecil.

5. Kue Lumpur

Kue Lumpur dikenal karena teksturnya yang lembut dan mudah lumer di mulut, memberikan kesan mewah meskipun harganya sangat terjangkau. Dengan biaya sekitar Rp650 per biji, kue ini terbuat dari bahan-bahan seperti kentang rebus, santan, tepung terigu, dan telur.

Sering kali, Kue Lumpur dihias dengan kismis atau irisan kelapa muda, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik. Kue ini sangat populer di kalangan masyarakat berkat rasa manis yang nikmat dan teksturnya yang lembut, menjadikannya pilihan yang tepat untuk dijual.

6. Onde-Onde

Onde-onde merupakan makanan tradisional yang dibuat dari tepung ketan dan diisi dengan kacang hijau yang manis, lalu dilapisi dengan biji wijen. Kue ini menjadi salah satu pilihan jajanan pasar yang harganya terjangkau, seringkali hanya seribu rupiah, dan sangat direkomendasikan untuk dicoba.

Kombinasi rasa manis dari kacang hijau dan tekstur kenyal tepung ketan membuat Onde-onde menjadi favorit banyak orang. Selain itu, biaya untuk memproduksi Onde-onde tergolong rendah, sehingga menjadikannya pilihan yang ideal untuk dijadikan usaha rumahan yang menjanjikan.

7. Nagasari

Nagasari merupakan salah satu kue tradisional yang terbuat dari tepung beras, diisi dengan pisang, dan dibungkus menggunakan daun pisang. Kue ini memiliki tekstur yang legit dan rasa yang manis, sehingga sangat diminati banyak orang.

Dengan modal sekitar Rp600 per buah, potensi keuntungan yang bisa diperoleh cukup menggiurkan. Proses pembuatan kue ini juga relatif mudah, dan cita rasa tradisionalnya yang khas menjadikannya sebagai pilihan ideal untuk dijual. Nagasari sangat pas dijadikan camilan dalam berbagai acara, menambah kehangatan suasana dengan cita rasanya yang lezat.

8. Gethuk

Gethuk merupakan salah satu jenis jajanan pasar yang dibuat dari singkong yang diparut dan diisi dengan gula merah. Kue ini memiliki proses pembuatan yang cukup mudah, menggunakan bahan-bahan yang sederhana, dan menawarkan rasa manis yang sangat menggugah selera.

Biaya untuk memproduksi Gethuk juga tergolong rendah, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin memulai usaha kecil. Selain itu, Gethuk menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin menikmati camilan tradisional yang lezat.

9. Klepon

Klepon merupakan salah satu jenis kue basah tradisional yang selalu diminati sebagai takjil klasik. Kue ini dibuat dari tepung ketan yang diisi dengan gula merah cair dan kemudian ditaburi dengan kelapa parut, menjadikannya pilihan yang menarik bagi banyak orang.

Kelezatan Klepon membuatnya sangat populer di kalangan masyarakat, terutama saat bulan puasa ketika banyak orang mencari camilan yang lezat untuk berbuka puasa. Selain itu, modal yang diperlukan untuk membuat Klepon juga sangat terjangkau, sehingga kue ini menjadi pilihan ideal untuk dijual selama bulan suci tersebut.

10. Kue Lapis

Kue Lapis adalah salah satu camilan yang banyak digemari di pasar karena memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut, sehingga mudah untuk dikunyah. Dengan penampilan yang berwarna-warni dan desain bergaris-garis, kue ini terlihat sangat menarik untuk dijajakan.

Biaya untuk memproduksi satu potong Kue Lapis diperkirakan sekitar Rp550, sementara harga jualnya berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per potong. Kue ini sangat ideal untuk dijual di pasar tradisional maupun di warung, mengingat popularitasnya yang tinggi di kalangan masyarakat.

11. Risol Bihun/Mayo

Risol bihun merupakan salah satu jenis gorengan yang mudah dibuat dan patut dicoba. Makanan ini terbuat dari kulit lumpia yang diisi dengan bihun, kemudian digoreng hingga garing, menghasilkan cita rasa yang gurih dan lezat. Selain itu, risol bihun juga sangat cocok dijadikan sebagai isian snack yang menggugah selera.

Sementara itu, Risol Mayo memiliki keunikan tersendiri dengan isian mayones yang creamy. Ditambah dengan bahan pelengkap seperti daging asap atau ayam, risol ini menyajikan kombinasi rasa yang gurih dan tekstur yang lembut. Keduanya, baik risol bihun maupun Risol Mayo, sangat ideal untuk dinikmati sebagai camilan atau sebagai pendamping makanan utama.

12. Kue Pukis

Kue Pukis merupakan pilihan yang menarik untuk dijadikan sebagai usaha jualan, terutama karena proses pembuatannya yang sederhana dan bahan-bahannya yang mudah didapat. Adonannya terdiri dari tepung terigu, santan, vanili, dan gula, memberikan variasi rasa manis yang lezat dengan berbagai pilihan topping yang dapat disesuaikan.

Kue Pukis mini sangat populer di kalangan masyarakat, terutama karena kombinasi rasa manis dan tekstur lembut yang ditawarkannya. Selain itu, modal yang diperlukan untuk memproduksi Kue Pukis ini tergolong rendah, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin memulai usaha kecil dengan risiko yang minimal.

13. Bolu Kukus Mini

Bolu kukus mini merupakan salah satu pilihan kue basah seribuan yang paling laris karena tampilannya menarik dan rasanya disukai semua kalangan. Ciri khasnya adalah bagian atas yang mekar cantik saat dikukus, sehingga terlihat menggoda meski dijual dengan harga terjangkau. Bahan-bahan yang digunakan pun sangat sederhana dan mudah didapat, seperti tepung terigu, gula, telur, dan soda kue, sehingga cocok untuk usaha dengan modal kecil.

Bolu kukus mini juga bisa dibuat dalam berbagai warna dan rasa, misalnya cokelat, pandan, vanila, atau kombinasi warna-warni, yang membuatnya semakin menarik bagi pembeli, terutama anak-anak. Dengan ukuran kecil, proses pembuatan yang cepat, serta daya tarik visual yang kuat, bolu kukus mini menjadi pilihan tepat untuk jualan harian karena mudah diproduksi dalam jumlah banyak dan cepat habis.  

14. Kue Talam

Kue Talam Pandan merupakan salah satu pilihan jualan jajanan tradisional yang terjangkau, dengan harga sekitar seribu rupiah per potong. Kue ini terbuat dari kombinasi tepung beras dan santan yang dipadukan dengan aroma pandan yang khas, menjadikannya sangat menggugah selera. Menurut estimasi, modal untuk setiap biji kue ini hanya berkisar Rp450, karena bahan bakunya sangat murah jika dibeli dalam jumlah besar.

Selain itu, Kue Talam juga hadir dalam variasi ubi ungu yang tidak kalah menarik dan menggoda. Kue ini sangat ideal untuk dijadikan pilihan jualan di pasar tradisional, karena banyak diminati oleh masyarakat.

15. Dadar Gulung

Dadar Gulung merupakan salah satu kue basah yang terbuat dari kulit dadar tipis yang dibuat dari tepung. Kue ini dikenal sebagai jajanan pasar yang legendaris dan selalu diminati karena kombinasi rasa manis dan gurihnya yang menggoda.

Kue Dadar Gulung sangat tepat dijadikan pilihan untuk berjualan, terutama ketika bulan puasa tiba. Selain itu, modal yang dibutuhkan untuk memproduksi Dadar Gulung juga cukup terjangkau, sehingga sangat cocok bagi pelaku usaha kecil yang ingin memulai bisnis kuliner.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading