Sukses

Food

Cara Masak Bolu Singkong Kukus Tanpa Mixer: Lembut, Wangi, Praktis di Rumah

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, resep bolu singkong kukus tanpa mixer ini cocok untuk camilan tradisional yang lembut, manisnya pas, dan wangi khas. Singkong sebagai bahan utama mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan dapat diolah menjadi kudapan keluarga yang praktis.

Menariknya, prosesnya tidak memerlukan peralatan rumit. Cukup dengan whisk atau garpu, adonan bisa tercampur baik selama langkah-langkah diikuti dengan tepat. Resep ini merupakan adaptasi dari buku Aneka Olahan dari Ketela Pohon (2022) karya Habib Bashori, disesuaikan ke metode kukus agar mudah dibuat di rumah tanpa oven dan tanpa mixer.

Dibanding bolu berbasis tepung terigu penuh, penggunaan singkong parut menghadirkan tekstur lebih lembap dan lembut. Penambahan susu bubuk serta mentega cair membantu menghasilkan sensasi tidak seret saat dinikmati, sementara jagung manis memberikan rasa manis gurih yang khas.

Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Bahan

  • 350 gram singkong parut halus
  • 350 gram jagung manis parut
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 350 gram gula pasir halus
  • 170 gram mentega, lelehkan
  • 5 sendok makan susu bubuk
  • 5 butir telur
  • 1 sendok teh vanili
  • Margarin secukupnya untuk mengoles loyang

Peralatan

  • Loyang ukuran sedang
  • Kukusan
  • Baskom besar
  • Whisk atau garpu
  • Spatula

Langkah Membuat Bolu Singkong Kukus Tanpa Mixer

  1. Siapkan kukusan. Panaskan kukusan hingga uap banyak. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue saat proses memasak.
  2. Kocok telur dan gula. Masukkan telur serta gula pasir halus ke dalam baskom. Kocok menggunakan whisk beberapa menit sampai gula larut, adonan tampak lebih pucat, dan sedikit mengembang. Karena tanpa mixer, tidak perlu hingga sangat mengembang; yang penting gula tercampur dan adonan terasa lebih ringan.
  3. Campurkan jagung dan susu bubuk. Haluskan jagung parut bersama susu bubuk hingga merata. Jika memakai blender, proses singkat saja agar masih ada sedikit serat alaminya. Pindahkan campuran ini ke wadah berisi singkong parut, tambahkan vanili, lalu aduk hingga rata.
  4. Satukan semua adonan. Tuang campuran telur–gula ke adonan singkong dan jagung, aduk perlahan dengan spatula. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Terakhir, tuangkan mentega cair dan aduk hingga adonan benar-benar homogen tanpa gumpalan tepung.
  5. Kukus hingga matang. Olesi loyang dengan margarin tipis. Tuang adonan, ratakan permukaan, lalu kukus dalam kukusan yang sudah panas selama 45–60 menit dengan api sedang. Lakukan tes tusuk; jika tidak ada adonan menempel, berarti matang.
  6. Dinginkan dan sajikan. Angkat, biarkan hangat, keluarkan dari loyang, lalu potong sesuai selera. Sajikan dengan teh atau kopi.

Tips Agar Hasilnya Empuk dan Matang Merata

  • Pilih singkong segar. Utamakan singkong yang muda dan tidak berserat kasar untuk hasil bolu yang lebih lembut.
  • Atur kadar air singkong. Bila singkong terasa sangat berair dan adonan terlalu encer, peras sedikit airnya sebelum dipakai.
  • Hindari overmixing. Setelah tepung masuk, aduk seperlunya sampai rata. Mengaduk berlebihan membuat remah kue lebih padat.
  • Gunakan mentega cair. Mentega cair membantu menjaga kelembapan sehingga bolu tetap lembut dan tidak mudah kering.
  • Pastikan kukusan benar-benar panas. Uap yang stabil membantu adonan naik dengan baik dan matang merata.

Variasi Rasa, Catatan Gizi, dan Info Penting

Setelah menguasai resep dasar, coba kreasi berikut sesuai selera keluarga:

  • Bolu Singkong Keju: Tambahkan 100 gram keju parut ke adonan dan taburkan sebagian di permukaan sebelum dikukus.
  • Bolu Singkong Pandan: Tambahkan pasta pandan secukupnya untuk warna hijau alami dan aroma harum.
  • Bolu Singkong Cokelat: Campurkan 2–3 sendok makan bubuk kakao ke adonan.
  • Bolu Singkong Tape: Ganti sebagian singkong parut dengan tape singkong yang dihaluskan untuk rasa manis alami dan tekstur lebih lembap.

Singkong merupakan sumber karbohidrat untuk energi harian dan mengandung serat, vitamin C, kalium, serta mineral penting lain. Saat diolah menjadi bolu, komposisi gizinya berubah karena tambahan gula dan mentega, namun penggunaan singkong tetap dapat membantu mengurangi dominasi tepung terigu dalam kue rumahan.

Pada resep ini, singkong diparut halus dan tidak perlu dikukus terlebih dahulu; umbi akan matang selama proses pengukusan bolu. Jika hasil terasa padat, biasanya disebabkan pengadukan berlebihan setelah tepung dimasukkan atau telur dan gula belum tercampur baik.

Tepung terigu bisa diganti dengan tepung singkong sebagai alternatif. Perlu diingat, remah biasanya sedikit lebih padat karena tepung singkong tidak mengandung gluten. Untuk penyimpanan, bolu singkong dapat bertahan 2–3 hari pada suhu ruang dalam wadah tertutup, dan hingga 5 hari jika disimpan di lemari pendingin.

Pemilihan bahan juga memengaruhi aroma dan tekstur. Singkong segar memberi rasa netral dan alami, sedangkan tape singkong menghadirkan aroma fermentasi khas serta kelembapan ekstra pada bolu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading