Sukses

Health

Dampak Kesehatan Apabila Sering Tidur Larut Malam dan Bangun Tak Menentu

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, tidur sering kali dianggap sepele, padahal tidur sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Banyak orang terbiasa tidur larut malam karena pekerjaan, hiburan, atau sekadar scroll media sosial. Lalu bangun di jam yang tidak menentu keesokan harinya. 

Jika dilakukan sesekali mungkin tidak terasa, tetapi bila menjadi kebiasaan, dampaknya bisa cukup serius bagi kesehatan. Pola tidur yang tidak teratur membuat tubuh kehilangan waktu beristirahat. 

Tubuh sebenarnya memiliki jam biologis yang mengatur kapan waktu istirahat dan kapan waktu bangun. Ketika jam ini terus terganggu, berbagai fungsi tubuh pun ikut terdampak. Yuk simak dampaknya bagi kesehatan.

1. Tubuh Mudah Lelah dan Kurang Fokus

Salah satu dampak paling sering dirasakan adalah tubuh yang mudah lelah. Tidur larut dan bangun tidak menentu membuat waktu tidur menurun, meskipun durasi tidur terasa cukup. Akibatnya, tubuh tidak benar-benar beristirahat dengan baik.

Kondisi ini juga berpengaruh pada konsentrasi dan daya ingat. Aktivitas harian menjadi terasa lebih berat, mudah mengantuk di siang hari, dan sulit fokus saat bekerja atau belajar.

2. Menurunnya Daya Tahan Tubuh

Pola tidur yang berantakan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Saat tidur, tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak dan memproduksi hormon penting untuk melawan infeksi. Jika waktu tidur tidak teratur, proses ini terganggu.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit seperti flu, batuk, hingga pusing yang sering kambuh. Luka juga bisa lebih lama sembuh dibandingkan orang dengan pola tidur teratur.

3. Mengganggu Kesehatan Mental

Kurang tidur dan jam tidur yang tidak teratur juga berdampak pada kesehatan mental. Orang yang sering tidur larut cenderung lebih mudah mengalami perubahan suasana hati, merasa cemas, atau mudah tersinggung.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko stres, gangguan kecemasan, hingga depresi. Tidur yang cukup dan teratur membantu otak mengelola emosi dengan lebih baik.

4. Berpengaruh pada Berat Badan

Tidur larut malam sering dikaitkan dengan kebiasaan makan tidak teratur, termasuk ngemil di malam hari. Kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Hal ini mengakibatkan nafsu makan meningkat dan keinginan mengonsumsi makanan manis atau berlemak menjadi lebih besar. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa memicu kenaikan berat badan dan meningkatnya risiko obesitas.

5. Risiko Gangguan Kesehatan Jangka Panjang

Jika kebiasaan tidur larut dan bangun tak menentu terus berlangsung, risiko gangguan kesehatan jangka panjang pun meningkat. Beberapa di antaranya adalah tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme, hingga risiko penyakit jantung.

Tak hanya itu, daya tahan tubuh secara keseluruhan bisa menurun karena tubuh tidak berada dalam kondisi prima untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Sahabat Fimela, menjaga pola tidur yang teratur merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Semoga artikel ini bermanfaat untuk mulai memberi waktu istirahat jika bekerja seharian.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading