Fimela.com, Jakarta - Berita negatif seringkali menjadi bagian tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari kita. Namun, paparan yang terus-menerus dapat memicu berbagai masalah kesehatan mental dan fisik. Fenomena ini memengaruhi banyak orang tanpa disadari, menimbulkan stres dan kecemasan yang signifikan.
Sahabat Fimela, memahami dampak kesehatan saat melihat berita negatif sangat penting untuk menjaga kesejahteraan diri. Informasi yang berlebihan dan cenderung mengganggu dapat mengaktifkan respons "fight-or-flight" tubuh. Hal ini kemudian berujung pada berbagai gejala fisik dan emosional yang merugikan.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana berita negatif dapat memengaruhi pikiran dan tubuh. Kita juga perlu mempelajari strategi efektif untuk mengelola konsumsi berita. Dengan begitu, kita bisa melindungi diri dari efek buruknya dan menjaga kesehatan mental tetap optimal.
Advertisement
Advertisement
Bahaya Tersembunyi: Berita Negatif dan Kesehatan Mental Anda
Paparan berita negatif yang terus-menerus dapat memicu berbagai masalah kesehatan mental dan fisik. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dalam 14 menit mengonsumsi berita negatif, seseorang dapat mengalami peningkatan gejala depresi dan kecemasan. Paparan berkelanjutan terhadap krisis seperti pandemi atau ketidakadilan juga dikaitkan dengan peningkatan gejala depresi dan PTSD.
Istilah seperti "doomscrolling" (menggulir berita negatif secara obsesif), "headline anxiety", dan "headline stress disorder" telah muncul untuk menggambarkan jenis stres khusus ini. Doomscrolling, kebiasaan terus-menerus membaca berita buruk, memiliki dampak serius pada kesehatan mental. Kebiasaan ini dapat memicu kecemasan berlebih dan depresi, serta membuat seseorang merasa stres dan tidak berdaya.
Gejala yang mungkin muncul meliputi pikiran mengganggu tentang berita, kemarahan, kebencian, atau kecemasan berkelanjutan. Respons "fight or flight" yang dipicu berita mengganggu dapat menyebabkan detak jantung cepat, pernapasan dangkal, dan sakit perut. Dampak jangka panjang bisa mencakup desensitisasi terhadap peristiwa dan berkurangnya kemampuan mengatasi stresor harian. Kelebihan informasi kronis juga dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, gangguan tidur, dan kelelahan mental.
Kelompok rentan seperti komunitas BIPOC (Black, Indigenous, and People of Color), LGBTQ+, atau individu dengan kondisi kesehatan mental yang sudah ada sebelumnya, lebih rentan terhadap dampak negatif berita. Mereka mungkin lebih mudah terjebak dalam ruminasi obsesif dan mengalami kondisi yang memburuk akibat paparan berita.
Mengelola Asupan Informasi: Strategi Cerdas Konsumsi Berita
Mengelola dampak kesehatan saat melihat berita negatif memerlukan pendekatan proaktif dalam konsumsi informasi. Salah satu langkah penting adalah membatasi paparan berita harian. Sahabat Fimela dapat menetapkan waktu khusus, misalnya 15-20 menit di pagi dan sore hari, untuk memeriksa berita. Hindari membaca berita di pagi hari atau sebelum tidur untuk menjaga suasana hati dan kualitas tidur.
Matikan notifikasi berita di ponsel Anda untuk menghindari gangguan emosional yang konstan. Selain itu, buat zona bebas teknologi, terutama saat makan, dan kurangi penggunaan media sosial. Membatasi penggunaan media sosial hingga sekitar 30 menit per hari dapat secara signifikan meningkatkan kesejahteraan.
Pilih sumber berita yang kredibel dan tidak sensasional, yang menawarkan pelaporan seimbang. Fokus pada konten faktual daripada opini, meskipun fakta tersebut mungkin sulit. Cari berita positif atau yang menginspirasi untuk mengimbangi berita negatif. Hindari bagian komentar di berita atau media sosial, karena seringkali memicu emosi negatif.
Saat mengonsumsi berita, praktikkan kesadaran diri atau mindfulness. Perhatikan bagaimana berita membuat Anda merasa dan kenali pemicu emosional Anda. Latih "Need to Know Test" dengan bertanya pada diri sendiri apakah informasi yang Anda konsumsi benar-benar perlu Anda ketahui. Ini membantu Anda lebih selektif dan tidak mudah terbawa arus informasi negatif.
Advertisement
Membangun Ketahanan Diri: Perawatan Mental di Tengah Badai Berita
Untuk mengatasi dampak kesehatan saat melihat berita negatif, penting untuk fokus pada hal-hal yang bisa Anda kendalikan. Identifikasi apa yang dapat Anda ubah dan apa yang tidak. Ambil tindakan nyata, sekecil apa pun, seperti menyumbang untuk suatu tujuan atau bergabung dengan kelompok bantuan. Terlibat dalam kegiatan komunitas juga dapat memberikan rasa kontrol dan tujuan.
Latihan perhatian penuh (mindfulness) dan meditasi sangat membantu. Meditasi mindfulness dapat membantu Anda fokus pada saat ini dan mengurangi kekhawatiran, menenangkan emosi negatif. Ini adalah cara efektif untuk mengelola respons stres tubuh.
Prioritaskan perawatan diri (self-care) dengan memastikan tidur yang cukup dan nutrisi seimbang. Olahraga setidaknya setengah jam setiap hari juga membantu melepaskan stres. Luangkan waktu untuk aktivitas menyenangkan dan bersikap baik pada diri sendiri. Praktikkan rasa syukur setiap hari, misalnya dengan menuliskan tiga hal yang Anda syukuri.
Mencari dukungan adalah langkah krusial. Berbicara dengan orang terpercaya tentang perasaan Anda dapat membantu Anda merasa didengar. Bergabung dengan kelompok dukungan juga bisa sangat membantu. Jika dampak kesehatan saat melihat berita negatif secara signifikan mengganggu tidur, fokus, suasana hati, atau hubungan Anda, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional dari terapis atau konselor. Terapis dapat membantu mengidentifikasi pemicu dan melatih strategi koping.
Mengelola pikiran dan emosi juga melibatkan membingkai ulang pikiran (reframe thoughts). Ini membantu Anda melihat situasi dari sudut pandang baru dan meningkatkan perspektif keseluruhan. Akui perasaan Anda, baik itu kecemasan, kekhawatiran, kemarahan, atau kesedihan, dan gunakan teknik "thought labeling". Ingatlah bahwa media seringkali menyoroti bencana, dan merasa cemas atau kewalahan oleh berita adalah fenomena umum saat ini.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1808529/original/044124600_1538876305-98881E15-4590-420B-B428-7F754A916498.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497886/original/090598100_1770693303-fa-barboza-yRB81uWKK-M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3473237/original/054165500_1622798285-caleb-woods-VZILDYoqn_U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4092396/original/068296100_1658138375-jason-goodman-BAanEbxe9No-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3064552/original/005518800_1583060624-zohre-nemati-6sNQftdA3Zs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241479/original/074434200_1748956727-caring-husband-apologizing-crying-upset-wife-excusing-being-wrong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188040/original/074717900_1595482853-young-couple-arguing-relationship-disagreement_176420-15643__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128801/original/020846300_1739260802-pexels-adrienn-638530-1524105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5327418/original/014991800_1756180726-alexandr-podvalny-TciuHvwoK0k-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535172/original/043702600_1773936682-Depositphotos_786540668_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2839809/original/048918600_1561714272-leo-rivas-R_BLOGXpsOg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299444/original/099588000_1753830846-matt-boitor-Of0B3Cc3C2A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394661/original/008344300_1761637864-quiet-road-curious-look-child-car-seat-family-ride.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4092109/original/054963100_1658127409-jerry-wang-jfnUC7s3iuw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571358/original/030912600_1777617361-IMG_8566_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2888143/original/008477100_1566370994-ayo-ogunseinde-6W4F62sN_yI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569939/original/060490400_1777461977-DSC00603.jpg)
![Berlokasi di ASHTA District 8, pameran bertajuk ARTCYCLE ini berlangsung dari 20 April hingga 17 Mei 2026 dan terbuka gratis untuk umum. [Dok/mop beauty].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Fj0Ho1lkuiXaIT-kXzMolvCkeVo=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567001/original/092983200_1777262616-Peluncuran_Waste_Station_pertama_MOP_Beauty_di_gedung_RDTX_Jakarta_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564595/original/097584000_1776959511-UNIQLO_Hari_Bumi_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491194/original/037100200_1770087739-no-revisions-ixS7UCRJTdM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2842382/original/082068100_1562049873-xan-griffin-RfFRYmvu6JE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2858663/original/070263900_1563592702-iStock-650343912.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059016/original/028512500_1655779529-pexels-anete-lusina-5723263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323424/original/030126000_1755768390-vitolda-klein-scbqlqoh28o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4997871/original/024433300_1731143924-mimpi-kerudung-putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517588/original/037287500_1772433026-nensuria__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517523/original/054622000_1772431207-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379147/original/090508500_1760337556-mother-little-daughter-playing-together-park.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547504/original/044226500_1775460669-close-up-mother-holding-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567736/original/096805700_1777330644-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572003/original/034487200_1777727521-WhatsApp_Image_2026-05-02_at_19.52.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538676/original/023950600_1774572848-bruno-alves-fAyDBhgsQXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3938374/original/017867600_1645165607-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571979/original/068616700_1777720205-1001343222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349218/original/058705600_1757916854-WhatsApp_Image_2025-09-15_at_13.13.34_a6c357fa.jpg)
![Jennifer Choppen hadir mengenakan setelan putih dari atasan spaghetti strap serasi dengan bawahan rok panjangnya. Dihiasi anting-anting emas. [@jenniferchoppenreal20]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/ORoBL-OLat3K6Ypq788NU7cCGu0=/0x202:1179x866/260x125/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572145/original/099883900_1777775719-IMG_8581.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571925/original/044067100_1777712981-Red_in_Rose_Gold_and_Red_in_White_Gold__Color_Dreams_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494255/original/077752700_1770282350-pexels-resumegenius-18848928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436323/original/046101300_1765168456-IMG-20250921-WA0000.jpg)