Sukses

Info

Kisah Seorang Guru di NTT Berjuang Hingga Panggul Muridnya untuk Dapatkan Sinyal Demi Laksanakan ANBK

Fimela.com, Jakarta Menghadapi pandemi Covid-19 yang belum juga usai, para pelajar, baik TK sampai Perguruan Tinggi, harus melaksanakan kegiatan belajar secara daring. Berlakunya sekolah daring tentu membuat para pelajar memerlukan akses internet yang memadai.

Namun pada kenyataannya, tidak semua daerah dan sekolah di Indonesia dapat mengakses internet yang baik dan memadai. Hal ini dapat terlihat dari cerita seorang guru dan muridnya di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Demi kelancaran pembelajaran dan pelaksanaan ANBK muridnya, sang guru bertekad kuat dan rela berjuang bagi muridnya, untuk mendapatkan akses internet di sekolah yang memadai. Perlakuan sang guru pun mencuri perhatian dan buat netizen salut kepadanya. Simak ceritanya berikut ini, dikutip dari merdeka.com pada Senin (25/10).

Panggul sang murid demi dapat akses internet

Tak lama ini, sebuah video viral memperlihatkan seorang guru SD yang membantu para muridnya yang mengalami kesulitan akses internet. Diketahui video tersebut direkam di sebuah sekolah pada daerah Langgo Satarsame, Kabupaten Manggarai, NTT. Demi mendapatkan akses internet yang baik, sang guru rela memanggul sang murid di bahunya. 

Hal ini ia lakukan dengan harapan untuk mendapatkan akses sinyal internet yang lancar. Pada video tersebut, diketahui para siswa sedang melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK.

Sinyal di daerah sana tak menentu, sang guru rela melakukan berbagai cara agar muridnya dapat melaksanakan ANBK dengan lanvar. Ia diketahui melakukan beberapa ide, dari memanggul hingga memanjat dinding kelas, untuk mendapatkan sinyal yang baik.

“Demi dapat sinyal, guru NTT sampai panggul muridnya untuk laksanakan ANBK,” tulis akun Instagram @memomedsos yang mengunggah video sang guru.

Panjat dinding pojokan sekolah untuk isi survey lingkungan belajar

Selanjutnya, ia pun melakukan hal yang tak diduga. Ia terpaksa harus memanjat pojokan sekolah yang terlihat dibuat dari bambu, demi mendapatkan sinyal yang lebih lancar.

Sebagai pengajar, para guru juga diwajibkan untuk mengisi survei lingkungan belajar. Hal ini membuatnya harus memanjat pojokan sekolah, untuk mendapatkan sinyal yang memadai.

“Guru terlihat harus manjat di pojokan sekolah untuk dapat sinyal saat mengisi survei lingkungan belajar,” terang akun @memomedsos.

Buat salut netizen

Aksi sang guru akhirnya viral dan mencuri perhatian netizen di media sosial. Banyak netizen yang mengaku salut akan perjuangan sang guru, demi keberlangsungan belajar dan mengajar di sekolahnya. Netizen pun memberikan berbagai reaksi, dari positif hingga sedih, melalui komentar di unggahan Instagram @memomedsos.

“Melihat hal ini negara sudah gagal untuk membuat rakyatnya sendiri untuk sejahtera miris sih,” tulis akun @raihanlf05.

“MasyaAllah pak,,,” ujar akun @wiiwin_maulana.

“Mantap Pak Guru,” pungkas @raihan_dep.

“Segitu nya,” tulis @namaku.irawan.

 

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Tips bagi Para Orangtua untuk Atasi Burnout saat Dampingi Anak Belajar Daring