Sukses

Info

SPPG Demulih: Dari Dapur Gizi jadi Kekuatan Ekonomi Desa

Fimela.com, Jakarta - Di desa Demulih, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak sekadar menjadi tempat pengolahan makanan bergizi. Dengan pendekatan terpadu yang melibatkan tenaga profesional dan kemitraan dengan pelaku ekonomi lokal, SPPG Demulih kini bertransformasi menjadi motor penggerak ketahanan gizi sekaligus penguatan ekonomi desa.

Program yang dijalankan di tempat ini tak hanya berfokus pada penyediaan makanan yang sehat untuk anak sekolah, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat secara luas. SPPG Demulih mengandalkan tenaga ahli gizi dan chef yang tengah menyelesaikan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan setiap menu dibuat sesuai standar gizi dan aman dikonsumsi.

“Model seperti ini mengubah dapur layanan gizi menjadi simpul ekonomi desa. Manfaatnya tidak hanya untuk anak‑anak, tetapi juga bagi para pelaku usaha kecil,” ujar Khairul Hidayati, Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) saat ditemui di Bali.

Kolaborasi dengan UMKM & Petani Lokal

Yang membuat SPPG Demulih istimewa adalah keterlibatan pelaku lokal dalam setiap tahapan operasional. Berbagai bahan pangan seperti sayur, daging, telur, hingga bahan olahan lainnya dipasok langsung dari UMKM dan petani setempat, menggunakan skema harga yang adil sehingga memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.

Dengan model ini, bukan hanya ketahanan gizi peserta didik yang diperkuat, tetapi juga perputaran ekonomi lokal yang makin hidup karena kebutuhan dapur gizi menjadi sumber pendapatan baru bagi produsen di sekitar desa.

Inovasi Roti Mandiri Turut Dongkrak Efisiensi

Inovasi besar lain yang dilakukan SPPG Demulih adalah memproduksi roti secara mandiri setiap hari, mulai dari pengadonan hingga pemanggangan. Seluruh proses ini dikelola oleh tenaga terlatih dengan peralatan yang memenuhi standar higienis.

Produksi roti mandiri tidak hanya memastikan kualitas dan kesegaran hidangan yang disajikan, tetapi juga membantu menekan biaya operasional program, menciptakan efisiensi yang terasa langsung.

Sinergi Gizi, Ekonomi & Komunitas

Keberhasilan SPPG Demulih menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemenuhan gizi dengan pemberdayaan ekonomi lokal bisa berjalan beriringan. Dengan menu bergizi yang dihasilkan dan pemasok lokal yang terlibat aktif, dampaknya dirasakan tidak hanya oleh anak‑anak di sekolah, tetapi juga oleh komunitas ekonomi desa yang kini memiliki aliran pemasukan baru.

“Saat gizi, ekonomi, dan komunitas lokal bergerak bersama, dampaknya jauh lebih kuat. SPPG Demulih adalah bukti nyata sinergi tersebut,” tutup Hida.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading