Sukses

Lifestyle

Tak Perlu ke Malang, Simak Resep Membuat Keripik Apel

Bintang.com, Jakarta Malang dikenal dengan objek wisata alamnya yang menarik untuk dikunjungi dan dipandangi. Selain itu, beragam kuliner seperti keripik Apel Malang jadi salah satu ciri khas daerah di Jawa Timur tersebut. Camilan ini merupakan hasil olahan dari buah apel yang digoreng dengan teknis khusus tentunya. 

Biasanya keripik diolah dengan menggunakan kuali atau wajan untuk proses penggorengannya. Tapi seperti dilansir dari Kuliner Mama, dalam membuat kripik Apel digunakan teknik dengan menggunakan mesin penggorengan dengan suhu yang lebih rendah berkisar 50 derajat hingga 60 derajat celcius.

Dengan suhu sedemikia rupa proses penggorengan tidak akan merusak apel tersebut. Kalau suhu terlalu panas justru tidak akan menjadi keripik Apel. Itu karena buah Apel akan rusak akibat suhu panas yang berlebihan.
Tapi tenang, Anda tak perlu pergi atau memesan pada kerabat maupun sahabat yang pergi ke Malang kalau hanya ingin mencicipi oleh-oleh khas ini.

Sekarang Anda bisa membuat keripik Apel Malang sendiri dirumah. Berikut ini cara membuat penganan khas Malang ini dengan simpel dan praktis.

Bahan yang disiapkan:

1 kg buah Apel segar
400 mg minyak goreng
Alat pengeringan

Keripik Apel Malang. foto: kulinermama.com

Cara membuatnya:

Kupas kulit apel kemudian dicuci hingga bersih.

Setelah dikupas, apel dipotong tipis-tipis lalu cuci dengan hati-hati.

Rendam apel yang sudah dicuci dengan air yang bersih sampai 30 menit agar warna Apel tidak berubah kecokelatan.

Panas minyak pastikan jangan melebihi dari 60 derajat celcius, lalu masukan apel ke dalamnya dan tunggu sampai sekitar 1 jam.

Angkat apel, kemudian masukan ke dalam alat pengering selama 2 sampai 3 putaran agar minyak tidak menempel di apel.

Tiriskan dan jadilah keripik Apel khas Malang yang bisa langsung disantap.

 

Sebuah ketekunan dan ketelitian akan menghasilkan yg memuaskan,,namun ini bru permulaan,,, #keepspirit #keripikapel #newbie

Foto kiriman Dimas1927 (@diemaz_lediihar_1927) pada