Sukses

Lifestyle

Jelajah Timur Tengah Selama Ramadan, Mana Saja Tempat Terbaiknya?

Fimela.com, Jakarta Ramadan merupakan bulan di mana umat Muslim berpuasa sebulan penuh. Karena itu, waktu ini sering kali tak dijadikan waktu terbaik untuk menjelajah. Padahal, bukankah harusnya puasa bukanlah hambatan untuk melakukan ragam kegiatan, termasuk traveling?

Asal tak mengganggu satu sama lain, kiranya kamu bisa tetap melakoni perjalanan tanpa perlu meninggalkan ibadah puasa. Bila niat traveling sudah matang, maka langkah selanjutnya adalah menentukan destinasi tujuan. Mumpung masih dilingkupi suasana kentara Ramadan, pergi ke kawasan Timur Tengah bisa jadi opsi yang begitu menarik.

Tak hanya berisi gurun demi gurun seperti yang banyak digambarkan, terdapat peradaban, kota kuno, dan lanskap menakjubkan yang menunggu untuk disambangi di wilayah Timur Tengah. Saking banyak, kamu mungkin bingung hendak menyambangi yang mana. Jadi, sederet tempat menarik menurut roughguides.com berikut sekiranya bisa jadi bahan pertimbangan.

Petra, Yordania. (Sumber Foto: lifehack.org)

Petra, Yordania. Tak ada satu orang pun yang lupa kesan pertama mereka akan Petra. Memasuki situs kuno ini, kamu akan berjalan melalui ngarai sempit, di mana matamu tak akan diistirahatkan dari pemandangan memukau.

Setelah langkah demi langkah disulam, maka sampailah kamu di the great lost city, Nabateans, di mana pola indah muka bangunan Greco-Roman menelesak ke tebing di depannya, dan itu hanya satu dari lusinan situs spektakuler yang bisa didapati di seantero Petra.

Pergi ke Norwegia-nya Tanah Arab

Musandam Peninsula, Oman. Tahun ini, Oman disebut-sebut sebagai destinasi baru paling menarik untuk disambangi. Dijuluki sebagai Norwegia-nya tanah Arab, Musandam adalah salah satu aset pemandangan yang dipunyai Timur Tengah.

Musandam Peninsula, Oman. (Sumber Foto: rswt_photography/Instagram)

Wilayah di mana daratan bertemu hamparan biru laut ini menghasilkan pemandangan dramatis akan Pegunungan Hajar yang berdiri dengan begitu megahnya. Paras kawasan ini akhirnya menghasilkan lanskap bak labirin dari fjord, teluk, dan pulau-pulau.

Cappadocia, Turki. 5 tahun lalu, nama wilayah ini boleh saja membuat kening mengerut ketika disebutkan, namun sekarang? Cappadocia merupakan salah satu destinasi andalan Turki, selain kota di sisi Bosphorus, Istanbul.

Cappadocia, Turki. (Sumber Foto: nationalparksofturkey.com)

Pengalaman naik balon udara sambil menikmati panorama matahari terbit dan melihat bagaimana ajaibnya lanskap Cappadocia dari sisi berbeda adalah highlight di kawasan ini. Dengan ruang dan lorong bawah tanahnya, Cappadocia menarik, begitu menarik, disambangi.

Jatuh Cinta pada Iran

Isfahan, Iran. Pepatah ternama Persia pernah berkata, Israhan adalah setengah dunia, satu kesalahan sederhana yang akan kamu sadari sesaat setelah melihat sang kota kuno. Ungkapan tersebut jelas sebuah dorongan positif yang bisa dikatakan berani.

Jameh Mosque of Isfahan, Iran. (Sumber Foto: amrita82/Instagram)

Permata di mahkota sejarah Iran, Isfahan merupakan tempat untuk menjelajah komplek masjid berwarna biru indah, sekolah dan hotel tua, juga pasar kuno di mana kamu bisa melihat ragam komoditi, termasuk karpet dan kerajinan tangan. Jelajahi Isfahan dan nikmati suasana masuk lorong waktu ke negeri 1001 malam.

Siwa Oasis, Mesir. Tempat ini sering kali dikaitkan dengan Alexander, penjelajah asal Macedonia yang katanya diturunkan oleh Zeus di sini. Meski demikian, tak sedikit pelancong yang cukup senang menikmati lanskap Siwa.

Siwa Oasis, Mesir. (Sumber Foto: Rough Guides/Pinterest)

Di sini, kamu bisa menemukan sisa istana kuno kerajaan Mesir dan kuil-kuil peninggalan Greco-Roman. Mengandalkan semata panorama, kamu dijamin sanggup dibuat terkagum-kagum dengan kotak-kota rumah penduduk, jajaran pohon palem di antara hamparan Sahara yang seakan tiada akhir. Menarik kan traveling ke Timur Tengah?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading