Sukses

Lifestyle

Cowok Ini Disebut Sebagai Raja Selfie, Dalam Sehari Bisa Foto 200 Kali Lho

Bintang.com, Jakarta Selfie kini menjadi salah satu kegiatan yang nggak bisa ditinggalkan oleh orang-orang zaman sekarang. Tapi, sepertinya nggak ada orang yang lebih kecanduan selfie daripada cowok yang satu ini. Namanya Junaid Ahmed, pemilik akun Instagram yang memiliki followers lebih dari 51 ribu ini hobi banget selfie lho, dalam sehari dia bisa foto 200 kali.

Junaid mengatakan bahwa ia sangat suka mendapatkan “love” dari masyarakat dunia maya. jika ada foto yang disukai oleh kurang dari 600 orang, maka ia akan langsung menghapus foto tersebut. “Ketika aku mengunggah foto, pada satu atau dua menit pertama aku akan mendapatkan setidaknya 100 like dan jika itu terjadi aku akan merasa sangat senang,” jelas Junaid Ahmed kepada BBC.

Belum lama ini sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sangat terobsesi terhadap selfie bisa jadi adalah tanda-tanda memiliki gejala kesehatan jiwa yang disebut sebagai Selfitis. Menurut riset yang dilakukan oleh University of Nottingham dan Thiagarajar School of Management di India, dorongan untuk selfie lalu mengunggahnya ke media sosial lebih dari enam kali sehari disebut selfitis kronis.

Junaid mengatakan bahwa kebiasaannya suka selfie memang ditentang oleh orang-orang terdekatnya. Kebanyakan dari mereka tak suka bila Junaid sudah sibuk memainkan handphonenya.

“Mereka terkadang ngomong,’nggak bisakah kamu fokus makan dan tidak usah sibuk mengambil foto selfie?’” Saat mendapatkan pernyataan seperti itu dari orang-rang terdekatnya ia pun langsung menjawab,”Tidak, aku kan sudah menyiapkan diri selama tiga jam, jadi apa salahnya kalau aku berfoto?”

Si Raja Selfie Tak Peduli Soal Komentar Negatif tentang Dirinya

Saat mengunggah foto selfienya ke media sosial, si Raja Selfie ini tetap membuka kolom komentar, jadi siapa pun bisa berkomentar tentang fotonya, termasuk mereka-mereka yang berkomentar negative. Namun Junaid Ahmed mengatakan bahwa ia sudah tak lagi mempedulikan komentar-komentar negatif tersebut.

Wajah Junaid yang dulu dengan yang sekarang memang sedikit berbeda. Demi hasil selfienya terlihat sempurna, ia pun harus memoles wajahnya. “Bertahun-tahun yang lalu aku tidak tampil seperti ini. Aku dulu tampil alami,” jelas Junaid Ahmed kepada BBC.

Junaid pun melakukan beberapa hal supaya wajahnya terlihat sempurna dan supaya banyak orang yang menyukai foto-foto selfienya. “Gigiku di-veneer supaya terlihat lebih putih, aku juga menyuntikkan filler di dagu, pipi, rahang, bibir. Lalu aku juga botox di mata dan kepala. Selain itu, aku juga tattoo alis dan sedot lemak.

Pria yang tinggal di Essex, Inggris ini sebenarnya menyadari bahwa media sosial memang dapat berpengaruh negatif untuk dirinya. “Apa yang tampak di media sosial bukanlah hal yang sebenarnya,” ungkap Junaid. Si raja selfie ini pun menjelaskan kalau media sosial sangat menyenangkan bila digunakan dengan cara yang benar.

Loading