Sukses

Lifestyle

Kata Perempuan: Jenuh dengan Kehidupan Media Sosial?

Fimela.com, Jakarta Media sosial sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat urban. Tak hanya untuk berkomunikasi, media sosial kini juga digunakan untuk mencari informasi, mengemukakan pendapat, sampai memenuhi kebutuhan pamer.

Menunjukkan berbagai kegiatan, mulai dari satu tempat ke tempat lain hingga ranah pribadi, bukan lagi sebuah hal aneh di zaman yang kebanyakan orang merasa harus menunjukkannya ke semua orang.

Terkait hal di atas, dari hasil studi yang dilakukan oleh Royal Society of Pyblic Health di Inggris pada Mei 2017 lalu, ternyata hasrat ingin selalu menunjukkan berbagai hal lewat unggahan di medos, serta takut merasa ketinggalan update, menjadi bagian dari sindron FoMO (Fear of Missing Out), yang tak lain adalah salah satu gangguan psikis.

Lebih lanjut, dari hasil studi tersebut disimpulkan, bahwa 40% pengguna media sosial, mengidap sindrom ini. Ya, tanpa disadari, media sosial memang begitu membuat candu, sampai-sampai membuat kita ta sadar dan lepas kontrol dari apa yang kita lakukan.

Bicara soal pengggunaan media sosial, meski sedang digandrungi, pernah nggak sih kamu merasa bosan dengan berbagai kehidupan di media sosial. Mulai dari mencari dan membuat konten apik yang harus diunggah, melihat gaya hidup orang lain yang belum tentu seindah media sosial, dan sebagainya.

Belum lagi kalau sampai berbagai unggahan di media sosial menimbulkan perasaan tak enak seperti cemas, iri, sampai meratapi hidup yang dirasa tak sebahagia orang lain. Semoga itu tak terjadi padamu ya.

Dan berikut ini, adalah pendapat para perempuan yang aktif di media sosial dan berasal dari berbagai latar belakang kehidupan. Ada yang mirip dengamu?

Bosan

Meski media sosial telah menjadi bagian yang tak terpisahan dari kehidupan masyarakat masa kini, namun ada juga perempuan yang mengaaku jika dirinya merasa bosan, karena terus-terusan memantau media sosial.

"Lihat-lihat isi media sosial memang menyenangkan, bahkan sampai bikin lupa waktu. Tapi lama-lama bosan juga sih, kadang juga merasa heran, ada saja yang orang update di media sosial. Sampai hal-hal yang nggak pantas juga dimasukin," - Alvi, Karyawan Swasta.

"Media sosial memang selalu jadi pelarian, biar nggak mati gaya. Tapi kadang lihat isi media sosial melulu bikin males, apalagi kalau yang lihat update dia lagi, dia lagi," - Rere, Mahasiswi.

Ingin Lepas dari Ketergantungan Media Sosial

Selain merasa bosan, ada juga perempuan yang ingin bisa lepas dari ketergantungan media sosial. Menurut mereka, media sosial banyak membuang waktu dan menyita perhatian.

"Aku sih pengen banget bisa nggak terus-terusan buka media sosial. Soalnya kadang lihat postingan orang lain bikin perasaan nggak nentu. Abis itu, udah buang waktu, apa yang harus dikerjain malah nggak kepegang gara-gara terus-terusan buka medsos," - Lulu, Karyawan Swasta.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading