Sukses

Lifestyle

Dulu Cuma Jadi Buruh, Kini Perempuan Ini Tercatat Sebagai Orang Paling Kaya

Fimela.com, Jakarta Berbicara soal perempuan masa kini itu artinya kita tak hanya saja membahas soal urusan dapur atau rumah tangganya saja. Lebih daripada itu, kini kita juga bisa membahas soal cerita di balik kesuksesan seorang perempuan sehingga dapat mencatatkan dirinya sebagai salah satu perempuan terkaya di dunia.

Inilah kisah tentang seorang perempuan asal China yang bernama Zhou Qunfei. Namanya mungkin tidak sepopuler Jack Ma atau perempuan kaya asal China lainnya, seperti Yang Huiyan. Tapi, tahukah kamu kalau Zhou Qunfei awalnya hanyalah seorang buruh dan sekarang kekayaan yang dimilikinya berjumlah lebih dari Rp122 triliun?

Dilansir dari Independent, Zhou Qunfei bukanlah anak yang terlahir dari keluarga kaya raya. Bahkan karena keluarganya yang miskin, Zhou harus rela putus sekolah saat usianya masih 16 tahun. Saat putus sekolah tentunya Zhou tidak memiliki waktu untuk bermain seperti yang dilakukan oleh remaja seusianya.

Zhou lebih memilih untuk bekerja sebagai seorang buruh di perusahaan yang mendistribusikan lensa untuk jam tangan. Zhou sadar bahwa masa depannya tidak akan berubah jika dia hanya berdiam saja. Karena hal itulah setelah putus sekolah ia lebih memilih untuk bekerja sambil belajar.

“Yang aku mau cuma belajar, meskipun aku tidak dibayar. Aku hanya ingin mendapatkan banyak ilmu, tapi aku memang tidak punya uang. Tapi aku tetap ingin mengubah takdirku dengan kerja kerasku sendiri,” jelas perempuan yang dijuluki sebagai “Touchscreen Queen” ini. Ya, julukan itulah yang akhirnya mengantarkan Zhou sebagai salah satu perempuan terkaya di dunia.

Dengan modal seadanya, Zhou yang saat itu masih berusia 22 tahun membuat bisnis lensa dan kaca penutup untuk gadget. Beruntung karena Zhou memiliki keluarga yang sangat mendukung penuh usahanya. Keputusan untuk memulai bisnis diambilnya usai perusahaan tempatnya bekerja bangkrut.

Awalnya Zhou menjalankan bisnisnya di sebuah apartemen kecil bersama kakak, adik dan keponakannya. Tapi, berkat kerja kerasnya usaha kecil-kecilan tersebut menarik perhatian banyak perusahaan yang langsung ingin bekerja sama. Beberapa merek ponsel menginginkan Zhou membuat layar ponsel anti gores, sebut saja Motorola, HTC, Nokia, Samsung hingga iPhone.

Keputusan Zhou untuk menjalankan sebuah bisnis memang ternyata tidaklah salah dan dia tidak menyesalinya sama sekali. Zhou sadar bahwa pada waktu itu lebih banyak perempuan yang memutuskan untuk menikah muda lalu mengurus rumah tangga. Zhou hanya tahu bahwa dirinya ingin sukses berkat hasil kerja kerasnya sendiri.

“Aku memilih untuk berbisnis dan aku tidak pernah menyesalinya,” tegas Zhou seperti dikutip dari New York Times. Zhou Qunfei memang bukanlah orang sukses dan kaya raya yang suka berada dihadapan publik, sehingga ia sendiri memang jarang terlihat. Tapi, jalan panjang yang telah dilalui oleh Zhou memang telah menginspirasi banyak orang terutama kaum perempuan.