Sukses

Lifestyle

Fakta Soal Selaput Dara yang Harus Perempuan Tahu

Fimela.com, Jakarta Bicara tentang perempuan memang tidak akan pernah ada habisnya. Apa lagi bicara soal hymen atau yang disebut dengan selaput dara. Ada banyak mitos seputar hymen, salah satunya mengenai selaput dara yang bisa robek selain dengan aktivitas seksual. 

Prevention menulis, ada banyak aktivitas non seksual yang bisa merubah dan merobek selaput dara, seperti bermain sepeda dan menunggang kuda. Tapi, mengenai selaput dara ini, ada lebih banyak fakta lain yang mesti setiap perempuan ketahui. 

Sebagian orang percaya, keperawanan akan hilang ketika selaput dara robek dan mengeluarkan darah. Masalahnya, Refinery29 menulis, setiap perempuan memiliki selaput dara yang tidak sama. 

Ada selaput dara yang tebal dan menutupi hampir seluruh area vulva. Selaput dara yang seperti ini biasanya akan menimbulkan sedikit pendarahan ketika robek, baik dengan aktivitas seksual atau penetrasi maupun aktivitas lainnya. 

Sementara itu, Liputan6 menulis, sekitar 0,5 persen selaput dara tidak melebar secara almi dan tidak mengalami sedikit pembukaan memungkinkan tampon bisa masuk dan para suami melakukan penetrasi dengan nyaman. 

Ada juga selaput dara yang sangat tipis dan tidak menutup area vulva, sehingga tidak menimbulkan pendarahan. Bahkan, Women's Health Magazine menulis, sebagian kecil perempuan justru memiliki sedikit selaput dara dan super tipis, hingga hampir tak terlihat. 

Lebih aneh lagi, beberapa perempuan ada juga yang memiliki selaput dara elastis. Inilah yang disebut-sebut dr. Boyke dalam situs Boyke Pedianya, sebagai perempuan yang 'selamanya' akan menjadi 'perawan.' Jadi, jangan berkecil hati ketika saat kamu menerima penetrasi pertama tak ada darah yang keluar. Bagaimanapun bentuk dan jenis selaput dara, kamu tetaplah perempuan seutuhnya. 

 

Artikel Selanjutnya
8 Barang dan Jasa Ini Lebih Mahal untuk Perempuan Ketimbang Laki-Laki