Sukses

Lifestyle

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2018, fokus pada masalah kesehatan mental remaja

Fimela.com, Jakarta Tepat 10 Oktober, selalu diperingati Hari Kesehatan Jiwa. Tahun ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementrian Kesehatan memfokuskan diri untuk membahas masalah kesehatan mental remaja atau anak muda.

Mengapa hal tersebut menjadi perhatian? dr. Eka Viora, Sp.KJ Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI Pusat), mengatakan kesehatan jiwa pada tahun ini sangat memiliki kepedulian besar terhadap remaja dengan rentan usia 10 sampai 19 tahun.

Faktanya, 16 persen kematian remaja berusia 10 sampai 19 tahun disebabkan bunuh diri. Semantara separuh dari penderita gangguan kesehatan jiwa dimulai pada usia 14 tahun. Parahnya, sebagian besar kasus ini tidak terdeteksi sehingga tidak tertangani dengan baik.

"16 persen dari global burden of disease and injury itu adalah pada usia 14 tahun tapi sebagian besar kasus tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan pengobatan. Kita harus mencegah bagaimana anak remaja bunuh diri atau melukai diri sendiri. Ini harus dihentikan," papar Eka Viora, saat ditemui di kantor Kemenkes RI, beberapa waktu lalu.

 

Masalah-masalah pada remaja

dr. Eka menuturkan banyak masalah yang timbul pada masa remaja. Misalnya, masalah ketergantungan narkotika dan obat-obatan terlarang serta alkohol. Masalah tersebut dapat menyebabkan kematian.

"Saat ini banyak remaja dan dewasa muda yang menggunakan miras oplosan. Ini juga berdampak pada kematian di remaja kita," tambahnya.

Tidak hanya itu, terdapat faktor lain yang sangat berpengaruh pada kematian remaja. Salah satunya adalah dampak dari kekesaran.

Upaya preventif dan promotif sangat dibutuhkan, karena ini merupakan masa depan bangsa.

“Jika kita kenali dengan baik apa penyebabnya, intervensi yang baik dalam keluarga, sehingga remaja tidak mudah terpengaruh pada orang lain. Termasuk deteksi dini. Remaja dengan gangguan kesehatan jiwa dapat diketahui sejak dini," ungkapnya.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
FIMELA FEST 2019: Bukti Self-Love, Ini Pentingnya Ambil Cuti Sehari Setiap Bulan
Artikel Selanjutnya
Bukti Studi, Kesehatan Mental Ayah Tentukan Kesehatan Mentalmu Juga