Sukses

Lifestyle

5 Alasan kita bisa lebih terbuka pada teman daripada orangtua

Fimela.com, Jakarta Teman dan sahabat merupakan sosok penting dalam hidup kita. Bahkan ada masa-masa penting yang kita lewatkan bersama mereka. Mulai dari masa sekolah bahkan mungkin hingga sampai pada menikah.

Sebagian dari kita pun mungkin malah bisa lebih terbuka pada teman dan sahabat daripada orangtua. Hal ini bisa terjadi dan dalam masih taraf wajar karena sejumlah alasan dan faktor yang mempengaruhinya. Seperti karena lima alasan berikut ini.

1. Tak ingin membuat orangtua khawatir

Ada masalah-masalah yang kadang kalau kita ceritakan pada orangtua bisa membuatnya khawatir. Sehingga salah satu cara kita untuk meringankan beban dan perasaan adalah dengan curhat ke teman atau sahabat. Kita bisa lebih terbuka pada teman karena tak ada perasaan saling membebani. Sehingga membuat kita bisa lebih tenang.

2. Bisa mendapat sudut pandang yang lebih segar

Teman dan sahabat kita mungkin punya sudut pandang sendiri. Mereka bisa memberi pandangan-pandangan baru yang lebih segar. Sehingga kita pun bisa lebih bebas bercerita apa saja karena selalu mendapat hal-hal yang menarik dari setiap obrolan.

2 dari 3 halaman

A real friend is one who walks in when the rest of the world walks out.

3. Tidak merasa digurui

Hal ini juga tergantung dari teman dan sahabat yang kita miliki. Namun, seringkali kita merasa nyaman untuk bicara lebih terbuka pada teman karena kita tak merasa digurui. Apalagi kalau orangtua kita cenderung suka menggurui atau menghakimi, sehingga berbicara dengan teman atau sahabat membuat kita merasa lebih nyaman.

4. Tidak terlalu dekat dengan orangtua

Kita semua punya hubungan unik dengan orangtua. Ada yang memang sangat dekat dan bisa bebas curhat serta cerita apa saja. Ada juga yang cenderung menjaga jarak dengan orangtua. Bila kita memang tak terlalu dekat dengan orangtua, maka kepada teman dan sahabatlah kita akan berbagi cerita dan bisa lebih terbuka.

3 dari 3 halaman

"One of the most beautiful qualities of true friendship is to understand and to be understood." - Lucius Annaeus Seneca

5. Teman lebih berani berkata jujur

Siapa nih yang punya teman yang super blak-blakan? Saking blak-blakannya, dia tidak segan-segan mengatakan kejujuran meski dengan menyakitkan. Di satu sisi kadang bikin jengkel. Tapi di sisi lain, hal ini bisa menguntungkan kita karena kita jadi tahu kesalahan kita dan bisa segera memperbaikinya.

Masing-masing dari kita memang punya keunikan sendiri dalam menjalin pertemanan atau persahabatan. Adakah dari kita yang merasa lebih nyaman curhat atau bicara dengan teman daripada orangtua? Bagi pengalaman dan ceritamu di sini, ya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cara menolak ajakan teman tapi tetap bisa menjaga hubungan baik pertemanan
Artikel Selanjutnya
Punya sahabat yang awet sejak masih sekolah, kita adalah perempuan beruntung