Sukses

Lifestyle

6 Cara Mengatasi Penyakit Pasca Banjir Menurut Praktisi Klinis

ringkasan

  • Harus dipastikan bahwa kita selalu menkonsumsi makanan dan minuman yang higienis
  • Perlu stok obat-obat sederhana, obat penurun panas, obat anti diare, obat sakit kepala dan oralit

Fimela.com, Jakarta Setelah banjir, ada berbagai penyakit yang timbul seperti diare, typus, hingga leptospirosis atau penyakit yang disebabkan oleh tikus.

Nah, agar tubuh tetap sehat setelah banjir, Akademisi dan Praktisi Klinis, Prof. Ari Fahrial Syam memberikan beberapa langkah untuk mengatasi penyakit pasca banjir, apa saja? Yuk simak

1. Konsumsi Makanan Higenis

Harus dipastikan bahwa kita selalu menkonsumsi makanan dan minuman yang higienis. Perhatikan kadaluarsa dari makanan yang dikonsumsi baik makanan jadi maupun makanan yang dibuat sendiri.

2. Makanan Segar

Diusahakan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan segar. Cuci tangan pakai sabun atau hand antiseptic, untuk menghindari infeksi usus. Anak-anak harus diajari untuk selalu cuci tangan pakai sabun, tentu orang dewasa harus memberi contoh kapan dan bagaimana mencuci tangan dengan baik.

3. Jaga Keberishan Lingkungan

Kebersihan lingkungan harus selalu terjaga dan segera bersihkan lokasi pasca banjir dengan menggunakan antiseptik dan tetap memperhatikan pelindung diri bagi orang yang bertugas membersihkan kotoran khususnya lumpur pasca banjir tersebut. Pelindung diri meliputi masker, sarung tangan dan memakai sepatu boot. Hindari luka yang dapat berpotensi masuknya kuman.

4. Konsumsi Suplemen

Untuk anak-anak dan orang tua diberikan suplemen yang berisi multivitamin dan mineral apabila terjadi keterbatasan makanan dan minuman dengan zat gizi yang lengkap yang bisa dikonsumsi sehari-hari akibat rumah dan lingkungan terkena banjir.

5. Stok Obat

Perlu stok obat-obat sederhana, obat penurun panas, obat anti diare, obat sakit kepala dan oralit.

6. Cegah Anak Bermain dengan Air Banjir

Anak-anak harus dicegah untuk tidak bermain-main di air banjir baik karena potensi gangguan kesehatan maupun risiko terbawa arus atau tenggelam pada air banjir.

"Tujuan dari tindakan ini semua tentunya untuk mencegah agar kita semua terhindar dari penyakit pasca banjir yang sewaktu-waktu bisa mengenai siapa saja terutama anak-anak kita," tutup Prof. Ari. 

#Growfearless with Fimela

Loading