Sukses

Lifestyle

Kenapa Seseorang yang Pernah Selingkuh Bisa Kambuh Selingkuh Lagi?

Fimela.com, Jakarta Pernah punya pasangan yang nggak kapok selingkuh? Dia sudah pernah ketahuan selingkuh dan meminta maaf. Eh tapi tak lama kemudian dia mengulangi kesalahan yang sama. Dia kembali selingkuh.

Semacam kambuh, seseorang yang pernah selingkuh bisa kembali selingkuh. Sekali selingkuh bisa memicu berkali-kali selingkuh. Alasan untuk hal semacam ini bisa bermacam-macam. Berikut beberapa alasan umum yang memicunya.

1. Tidak Bahagia dengan Hubungannya Denganmu

Seseorang bisa selingkuh saat kebutuhan emosi dan fisiknya tak dapat terpenuhi dengan pasangannya yang sekarang. Melansir bustle.com, Kevin Darné, seorang pakar hubungan dan penulis My Cat Won't Bark! (A Relationship Epiphany) mengungkapkan, "Setelah meminta apa yang ia butuhkan dan beberapa kali tidak mendapatkannya, orang asing atau siapa pun yang datang bisa membuat bibir dan hatinya tersenyum. Tiba-tiba, ia merasa dirinya kembali bahagia dan muncul keinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan seseorang yang bisa membuatnya bahagia daripada yang tidak membuatnya bahagia." Jika memang pada dasarnya seseorang tidak bahagia dengan hubungannya denganmu, maka ia bisa berselingkuh lebih dari sekali.

2. Ingin Mendapat Apresiasi

Berhasil memikat lebih dari satu orang bisa membuat seseorang merasa dirinya hebat. Egonya pun meningkat. Sebagian orang ada yang memutuskan berselingkuh karena butuh validasi. Mereka butuh apresiasi. Menurut ahli terapi Kimberly Hershenshon, LMSW berselingkuh bisa membuat ego seseorang meningkat karena ia tak punya cara yang sehat dalam menghadapi atau mengatasi masalahnya. Sekali berselingkuh bisa tergoda untuk selingkuh lagi karena ingin merasa diapresiasi.

 

 

3. Takut Melewatkan Kesempatan Sekali Seumur Hidup

Seorang peselingkuh bisa memiliki cara berpikir seperti ini. Ia merasa takut melewatkan kesempatan yang mungkin hanya datang sekali seumur hidup. Merasa takut kehilangan kesempatan mendapat seseorang yang lebih baik. Meski bisa jadi yang sebenarnya terjadi adalah dirinya belum cukup dewasa untuk membangun sebuah hubungan dengan komitmen penuh.

4. Belum Cukup Dewasa

Pada dasarnya dia memang belum dewasa. Belum benar-benar paham dalam membangun komitmen dan hubungan yang baik. Masih belum bisa benar-benar setia. Hanya menuruti ego dan nafsunya belaka. Bahkan ia tak berani jujur bila selama ini ia belum sungguh-sungguh dan sepenuh hati membangun hubungan yang langgeng denganmu.

Seorang peselingkuh memang bisa berubah. Tapi tak jarang juga ada peselingkuh yang masih saja mengulangi kesalahannya dan tidak kapok juga. Ya, semoga kita bisa mendapatkan pasangan yang benar-benar setia dan bukan tipe peselingkuh.

#ChangeMaker

;
Loading