Sukses

Lifestyle

Menuntut Pasangan Bertanggung Jawab Sepenuhnya atas Kebahagiaanmu Itu Egois

Fimela.com, Jakarta Saat jomlo sering sedih, kenapa setelah punya pasangan tetap sering sedih juga? Kesedihan yang kita alami dalam sebuah hubungan kadang tak sepenuhnya "salah" pasangan. Kita tak bisa menuntut pasangan untuk selalu membuat kita bahagia. Bahkan menuntut pasangan untuk selalu membahagiakan kita pun tak bisa sepenuhnya dibenarkan.

Masing-masing orang bertanggung jawab atas kebahagiaan masing-masing. Termasuk saat menjalin sebuah hubungan, tetaplah tanggung jawab untuk kebahagiaan diri adalah diri sendiri. Selalu meminta pasangan kita membahagiakan kita bahkan bisa disebut sebagai sikap yang egois.

Kalau Kamu Nggak Bahagia, Jangan Langsung Menyalahkan Pasangan

Adjie Santosoputro dalam bukunya, Mengheningkan Cinta, menuliskan lima racun dalam hubungan cinta dan obat penawarnya. Salah satu racun hubungan yang ditulis adalah memosisikan pasangan sebagai orang yang sepenuhnya bertanggung jawab atas kebahagiaanmu. "Kalau kamu merasa nggak bahagia, bukan berarti pasanganmu bertanggung jawab sepenuhnya atas ketidakbahagiaanmu. Menyalahkan pasanganmu karena kamu nggak bahagia adalah salah satu tanda betapa egoisnya dirimu," tulisnya.

Saat kamu merasa tidak bahagia dalam sebuah hubungan, coba evaluasi diri terlebih dahulu. Tidak semuanya atau segala sesuatunya adalah salah pasangan. Bisa jadi kamu terlalu menggantungkan kebahagiaanmu kepadanya. Kamu terlalu menuntut dan berekspektasi berlebihan memintanya untuk terus membahagiakanmu. Padahal dalam sebuah hubungan, agar bisa berjalan selaras masing-masing pasangan perlu menyadari secara penuh bahwa kebahagiaan diri tetaplah tanggung jawab pribadi.

Ekspektasi yang Berlebihan Hanya akan Menimbulkan Rasa Kecewa

Terlalu berharap pasangan bisa selalu membahagiakan kita hanya akan menimbulkan rasa kecewa. Ekspektasi yang tidak realistis dan terlalu berlebihan hanya akan menyakiti diri. Kita hanya akan menjadi pribadi yang egois jika terlalu menuntut pasangan untuk selalu memenuhi keinginan kita. Adakalanya kita perlu berkompromi dan berkorban juga demi pasangan. Jika kita terus dan terlalu menuntut berlebihan pada pasangan, hubungan hanya akan jadi berat sebelah. 

“One of the biggest favors that you can do for yourself is to accept your loved ones for who they are, and not be constantly disappointed because they are not who you think they should be.”― Jennifer O'Neill

Tetap berusaha saling membahagiakan satu sama lain tapi juga tidak selalu menuntut pasangan untuk selalu membuat kita bahagia. Sebuah hubungan akan berjalan dengan baik jika masing-masing pasangan menyadari bahwa kebahagiaan itu adalah tanggung jawab pribadi. 

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Membuat Rempeyek Kacang Hijau yang Renyah dan Gurih
Artikel Selanjutnya
3 Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Tanpa Merusak Mata