Sukses

Lifestyle

Mengembangkan Kreativitas untuk Menjemput Rezeki di Tengah Pandemi

Fimela.com, Jakarta Ada yang bilang uang bukan segalanya. Hanya saja uang tetaplah kita butuhkan dalam kehidupan. Mengatur keuangan, membuat rencana keuangan untuk jangka waktu tertentu, mewujudkan impian melalui perencanaan finansial yang baik, rencana investasi dan membeli rumah, hingga pengalaman terkait memberi utang atau berutang pasti pernah kita alami. Banyak aspek dalam kehidupan kita yang sangat erat kaitannya dengan uang. Nah, dalam Lomba Share Your Stories September 2020: Aku dan Uang ini Sahabat Fimela semua bisa berbagi tulisan terkait pengalaman, cerita pribadi, kisah, atau sudut pandang terkait uang. Seperti tulisan berikut ini.

***

Oleh: Cici Sari Wahyuni

Kondisi pandemi membuat semua orang harus pintar memutar otak untuk mengontrol pengeluaran lebih keras lagi. Masa ketidakstabilan ekonomi ini membuat kita harus lebih cerdas memilih antara kebutuhan dan keinginan. Hal tersebut dilakukan agar keadaan finansial bisa lebih stabil meskipun sangat kontras dengan realita sebenarnya. Terlebih ketika banyaknya ditemukan kasus pemutusan hubungan kerja, sulitnya mencari pekerjaan pengganti, sampai surutnya konsumen bagi para penggiat usaha besar, yang tentu saja memengaruhi pemasukan kas tabungan.

Dari sekian banyaknya masalah yang muncul karena pandemi, yang begitu memengaruhi berbagai aspek kehidupan kita, masih ada hal yang bisa kita syukuri. Salah satunya adalah kreativitas. Banyak kreativitas masyarakat kita yang bermunculan hanya agar dapat bertahan hidup di tengah kondisi yang tak menentu ini.

Pelaku usaha mengembangkan bisnis mereka menjadi lebih kreatif lagi, seperti menambah atau memodifikasi produk dan mencipta barang-barang kebutuhan semasa pandemi. Rata-rata pesanan produk mereka meningkat dari keadaan normal. Terlebih di tengah pandemi seperti ini, ketika ruang gerak kita dibatasi, segala hal diupayakan dengan cara yang paling mudah seperti tersedianya fasilitas layanan pesan antar. Ada juga yang memilih banting setir dari profesi sebenarnya, menjadi pelaku usaha kecil-kecilan sebagai jalan pintas untuk melanjutkan perekonomian yang sebelumnya terhambat.

Memanfaatkan Potensi Diri

Cara-cara di atas sudah banyak diterapkan banyak orang, bahkan dapat dikatakan berhasil.  Namun selain cara menjadi pelaku usaha, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengakali kesulitan ekonomi yang tengah dihadapi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan potensi diri. Seperti itulah yang sekiranya saya lakukan sekarang.

Saya mencintai dunia literasi. Menulis adalah salah satu passion yang begitu saya syukuri pernah Tuhan berikan kepada saya. Meski bukan tulisan istimewa dan cenderung amatir, saya menikmati potensi yang saya miliki ini. Terus belajar untuk mengembangkannya menjadi lebih baik lagi.

Saat ini saya menjadi lebih aktif dalam menulis. Memanfaatkan perlombaan menulis yang begitu banyak tersebar di internet. Cukup tergiur dengan penghargaan yang ditawarkan sebagai imbalan jika tulisan saya lolos dalam penentuan pemenang. Hadiah yang biasanya berupa uang tersebut, tentu sangat membantu pemasukan keuangan saya.

Saya mengerti bahwa tidak selalu kompetisi yang saya ikuti akan berhasil atau mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan. Namun saya percaya, akan selalu ada nilai lebih yang bisa saya peroleh dari kompetisi tersebut. Misalnya seperti mendapatkan pengalaman, juga dapat membantu mengasah kemampuan saya dalam dunia tulis-menulis. Potensi diri yang dikembangkan dapat pula menyehatkan pikiran kita dari kondisi serba terbatas seperti sekarang. Pandemi bukanlah alasan untuk berhenti memgembangkan potensi dalam diri kita.

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Resep Ikan Kakap Asam Manis
Artikel Selanjutnya
Cara Mudah Membuat Latte Art ala Kafe di Rumah yang Murah