Sukses

Lifestyle

2 Mitos Seputar Vitamin E yang Perlu Diketahui

Fimela.com, Jakarta Vitamin merupakan asupan suplemen pelengkap yang dikonsumsi setiap hari, dengan tujuan untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat. Namun, tahukah kamu bahwa vitamin memiliki beberapa mitos, yang patut diketahui agar tidak salah dalam memahami fungsi vitamin bagi tubuh.

Salah satu mitos yang banyak beredar adalah seputar vitamin E, dan efek tertentu yang dapat ditimbulkannya pada kulit. Dilansir dari fustany.com yuk kita simak mitos apa saja yang patut kita ketahui kebenarannya.

Aplikasikan Vitamin E langsung ke permukaan kulit

Banyak yang mengatakan jika kamu menggunakan minyak dari pil suplemen Vitamin E dan mengoleskannya ke kulit, itu akan membantu menghilangkan bekas luka. Menurut penelitian, mengoleskan Vitamin E pada kulit kamu sebenarnya menyebabkan lebih banyak keburukan daripada kebaikan. Itu dapat memperburuk bekas luka, menyebabkan ruam atau tidak memiliki efek sama sekali. Menurut penelitian, orang dengan kulit sensitif dapat mengalami reaksi buruk terhadap vitamin E. Jika dokter merekomendasikan kamu Vitamin E, lebih baik minum pil yang dapat langsung dicerna oleh tubuh.

 

Vitamin E Dapat Mengurangi Stretch Mark

Dapat dikatakan bahwa stretch mark adalah sesuatu yang dimiliki semua orang, dan sejujurnya tidak ada salahnya untuk memilikinya. Faktanya, stretch mark tidak akan pernah bisa benar-benar hilang, tetapi mungkin saja membuat penampilan mereka kurang terlihat. Seperti yang telah disebutkan di atas, mengoleskan Vitamin E murni ke stretch mark tidak akan mengurangi tampilannya. Kamu dapat memilih minyak yang memang mengandung Vitamin E, di antara minyak dan bahan lainnya. Misalnya, lidah buaya adalah bahan alami yang baik untuk mengurangi stretch mark. Kamu juga bisa mencoba menggunakan Kunyit yang juga dikenal karena kemampuannya untuk melembapkan kulit, dan membantu mengurangi stretch mark.

Penulis : Adonia Bernike Anaya (Nia)

Loading