Sukses

Lifestyle

8 Fakta tentang Nyamuk

Fimela.com, Jakarta Nyamuk merupakan hewan kecil yang terkenal lincah dan pandai mengelak. Nyamuk juga dikenal mengesalkan. Sebab, keberadaannya sangat mengganggu dan bisa menyebarkan penyakit. Bahkan gigitannya bisa mematikan.

Nyamuk adalah serangga penghisap darah yang memiliki dua sayap bersisik , tubuh langsing, dan enam kaki panjang. Sebagian nyamuk mampu menyebarkan penyakit protozoa seperti malaria, penyakit filaria seperti kaki gajah, dan penyakit bawaan virus seperti demam kuning, demam berdarah dengue, encephalitis, dan virus Nil Barat.

Berikut beberapa fakta lain tentang nyamuk ;

1. Berat nyamuk hanya 2 hingga 2,5 mg. Nyamuk mampu terbang antara 1,5 hingga 2,5 km/jam.

 

A photo posted by CBC News (@cbcnews) on

2. Sebenarnya nyamuk menghisap darah bukan untuk memuaskan nafsu makannya, mereka lebih selera menghisap madu, nektar dari bunga-bunga, dan juice. Hanya nyamuk betina saja yang menghisap darah, itupun diperlukan karena untuk bertelur mereka membutuhkan banyak protein amino yang terdapat dalam darah.

 

A photo posted by Thaddeus William (@thaddeus_c23) on

3. Darah manusia sebenarnya mengandung sedikit asam amino. Mungkin karena keberadaan manusia yang banyak dan mudah dijangkau, jadi tidak ada pilihan lain bagi nyamuk untuk menggigit manusia.

 

A photo posted by PURESEW (@puresew) on

4. Nyamuk pada dasarnya lebih menyukai darah kerbau dan tikus yang memiliki banyak protein amino.

 

A photo posted by Megspica (@megspica) on

5. Nyamuk selalu dapat menemukan sasarannya dengan tepat karena mereka "melihat" dengan gerakan, panas tubuh, dan bau tubuh. Jadi di kegelapan sekalipun kamu tidak bisa menghindar dari seraangan nyamuk.

 

A photo posted by Richard Pierse (@richardpierse) on

6. Sewaktu nyamuk hinggap di tubuh kamu, dia menempelkan mulutnya yang mirip sedotan, disebut juga probosis dan hanya ada di nyamuk betina. Lalu merobek kulit kamu maju mundur dengan alat seperti ‘pisau’ hingga menemukan urat darah, setelah itu baru darah dihisap.

 

A photo posted by Stu Maschwitz (@prolost) on

7. Dalam proses menghisap darah, nyamuk mengeluarkan air liur yang dapat mencegah darah yang dia hisap membeku. 

8. Setalah nyamuk kenyang dia akan mencabut probiosis dan terbang. Air liur nyamuk yang tertinggal di kulit korban akan merangsang tubuh layaknya ada benda asing yang mengganggu, terjadilah proses yang dikenal dengan alergi, dan yang terjadi adalah bentol-bentol dan gatal.

What's On Fimela
Loading