Sukses

Lifestyle

7 Tips Agar Kamu Nggak Sibuk Sama Media Sosial Saat Traveling

Fimela.com, Jakarta Dengan ritme kehidupan yang seperti sekarang, media sosial seakan tak bisa dipisahkan dengan napas sehari-hari. Tak menutup kemungkinan, kebiasaan ini terbawa saat travelingMungkin tak berdampak langsung, namun dengan tetap mengakses media sosial, perjalananmu mungkin jadi tak dinikmati sepenuhnya. Hendak menghindari? Simak sejumlah tips menurut Bintang.com berikut.

Log out. Satu cara paling efektif adalah keluar dari semua akun media sosial. Dengan sugesti yang demikian, ada kemungkinan kamu jadi malas menerapkan pola log in-log out. Akhirnya, kamu bisa menyisihkan media sosial sepenuhnya.

Jangan mengaktifkan notifikasi. Jika tak ingin log out karena mungkin malah nantinya lupa password sama sekali, alternatifnya yakni tak mengaktifkan notfikasi. Dengan tak adanya sesuatu yang muncul di layar handphone, kamu bisa tahan godaan untuk sebentar-sebentar membuka media sosial dengan lebih mudah.

Solo Travel. (Pinterest)

Menerapkan agenda 'sibuk'. Maksudnya di sini kamu tak semata datang, melihat-lihat, kemudian pulang. Di beberapa destinasi terdapat agenda semacam kursus singkat membatik, memasak atau melukis. Dengan melakukan kegiatan dalam kegiatan, kamu bisa dengan cukup mudah melupakan media sosial.

Buat catatan pribadi. Jika kamu adalah tipe yang mengabadikan perjalanan dengan tulisan-tulisan semacam diary atau yang lainnya, menghindari media sosial jadi jauh lebih mudah. Pasalnya, kamu harus memperhatikan pelbagai hal dengan lebih detail agar bisa menulis dengan perspektif yang sesuai.

Travel. (favim.com)

Hindari wi-fi. Nah, satu lagi cara ampuh adalah memutus sementara hubunganmu dengan media sosial. Koneksi yang buruk mungkin, sangat mungkin, membuatmu malas mengakses media sosial.

Pergi ke tempat yang tak ada koneksi internet. Sedikit dipaksa, namun sepertinya akan seru. Terputus sementara dari 'dunia normal', kamu bisa menyelami rutinitas baru. Jika sudah tahu tak ada koneksi internet, kamu pun bisa membawa ponsel yang hanya bisa mengirim pesan dan telepon.

Solo Travel. (nytimes.com)

Mengunggah ketika sampai di rumah. Tak apa jadi tim #latepost. Dengan begini kamu tetap bisa berbagi kisah perjalanan tanpa harus mengorbankan makna perjalanan itu sendiri. Jadi dari poin-poin tersebut, mana yang menurutmu paling efektif?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading