Sukses

Lifestyle

Tips Kencan Wanita 40-an

Vemale.com - Susi ditinggal mati suaminya pada usia yang cukup muda, 35 tahun. Setelah bertahun-tahun hidup menjanda, dia sadar bahwa dirinya perlu sosok pelindung, baginya, maupun untuk sang buah hati yang masih kecil. Namun, Susi ragu, masihkah ada pria yang mau menerima wanita berusia 42 tahun seperti dirinya, janda beranak lagi. Ternyata ada, Doni menunjukan ketertarikan padanya. Doni mulai mendekati dan sering menelepon Susi. Alhasil, mereka pun sepakat berkencan Jumat malam ini. Namun, Susi bingung, apa yang harus ia lakukan saat berkencan nanti. Apakah sama seperti saat masih muda dulu? Tentu saja beda! Itulah jawabnya. Cara berkencan antara gadis belia dan wanita dewasa tentu saja lain. Usia yang matang, status, pengalaman, semua ini membuat cara pandang terhadap hubungan cinta pun jadi lain. Lalu, prinsip-prinsip apa saja yang harus diperhatikan bagi wanita usia matang yang ingin berkencan? Tetap positif Mungkin Anda tak segesit saat muda dulu, lalu kenapa? Dalam setiap tahap, semua manusia memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri-sendiri. Berita baiknya katakanlah Anda tak kekanak-kanakan seperti belasan tahun lalu. Fokus pada sisi positif yang Anda miliki saat ini bisa mendongkrak rasa percaya diri yang dibutuhkan untuk berkencan. Aku inginnya... Coba pikirkan sejenak tujuan Anda berkencan. Apakah Anda ingin menjalin hubungan yang serius, atau hanya sekedar butuh pendamping untuk menghadiri undangan klien? Sesudah tahu jelas apa yang menjadi keinginan, maka Anda tahu bagaimana harus membawa diri saat dekat dengan pria lain, dan pastikan pula dia tahu agar tidak salah paham. Kencan dengan sahabat pria (yang masih singel juga tentunya) tak kalah asyik kok dibanding saat berbelanja bersama teman wanita. Siapa dia? Hanya karena usia sudah menginjak 44 tahun, maka tak berarti Anda harus menjauh dari pria berusia 30an. Sebab biasanya pada tahap usia ini, banyak wanita justru menaruh minat pada pria yang lebih muda. Jadi, mau lebih muda atau tua, tentu tak masalah selama dia baik, bertanggung jawab, dan nyambung pastinya. Rambu-rambu penampilan Jujur tidak hanya perlu saat mengatakan usia Anda yang sebenarnya, namun untuk urusan penampilan pun, Anda harus membuka mata dan hati lebar-lebar. Tentu saja di usia matang Anda tak bisa berdandan seperti para gadis muda yang bangga dengan rok mininya. Anda bisa tetap cantik dengan gaya busana yang sesuai dengan usia. Lihat di sini untuk tips memilih busana sesuai usia.[break] Jujur saja! Prinsip satu ini tentu tak boleh dilupakan. Jujur tentang diri sendiri, status, apa yang disukai dan yang tidak, tentang pengalaman hidup, dan lain-lain. Kejujuran dalam bersikap dan bertutur kata bisa menyelamatkan Anda dari penyesalan dan image yang buruk di mata orang. Jadilah diri sendiri! Sama halnya dengan jujur, Anda tak perlu menjadi orang lain agar sang pria baru menyukai Anda. Cukup jadi diri sendiri, bangga dengan keunikan yang dimiliki. Jika dia tak suka, maka berarti dia tak cocok bagi Anda. Jadi, buat apa dipaksakan? Harus berani Mungkin ini adalah salah satu perbedaan menyolok antara kencan anak muda dan kencan kaum dewasa. Jika masih belia dulu, menelepon lawan jenis merupakan hal yang pantang dilakukan, namun tidak demikian dengan Anda yang telah berusia matang. Jika Anda ingin mengajaknya keluar, maka hubungi saja. Anda bukan anak kecil lagi yang harus selalu diajak. Tak ada salahnya mengambil langkah pertama untuk mengajak pria idaman keluar makan bersama. Coba sesuatu yang baru.. Dulu mungkin Anda tak berani melakukan banyak hal karena takut atau dilarang ortu. Kini saatnya Anda untuk mewujudkan semua hasrat yang terpendam di masa lalu. Siapa tahu kencan yang mulanya biasa saja menjadi luar biasa hanya dengan berjalan di tengah hujan tanpa payung. Segera pergi Jika pria yang sedang Anda kencani jelas tak bisa membuat Anda lebih baik, lebih 'hidup', dan bahagia, maka segera tinggalkan dia. Untuk apa bertahan dengan seseorang yang tak bisa membuat Anda menjadi manusia yang lebih baik? Setelah membaca beberapa aturan di atas, maka kini Anda siap melangkah dan meninggalkan masa lalu. Apakah ada kegagalan di masa lalu yang begitu pahit sehingga Anda takut membuka diri terhadap cinta? Batal menikah, patah hati, hingga ditinggal mati suami bisa menjadi penghalang bagi kebahagiaan Anda di masa depan. Jangan biarkan itu semua menghalangi langkah Anda ke depan! Life must go on. (vem/meg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading