Sukses

Lifestyle

Misteri Wanita Yang Mempunyai Kulit Warna Perak

Ladies, mengonsumsi obat haruslah dengan sangat hati-hati. Kalau tidak hasilnya bisa bahaya. Seperti yang dialami oleh seorang wanita bernama Rosemary Jacob ini.

Dilansir dari odditycentral.com, wanita berusia 71 tahun ini mengatakan bahwa kulitnya berubah menjadi berwarna keabu-abuan seperti perak setelah menggunakan obat tetes hidung. Perubahan kulit Rosemary ini ternyata bukan hanya semalam. Selama 4 tahun sejak awal ia mengonsumsi obat, terlihat perubahan warna pada kulitnya.

(c) odditycentral.com

Dikisahkan, pada saat ia berusia 11 tahun, Rosemary menderita penyakit pilek akut. Karena hal ini, akhirnya ibu Rosemary membawanya ke dokter THT. Dokter menyarankan si kecil Rosemary untuk menggunakan obat tetes hidung. Ternyata, obat tetes hidung tersebut mengandung perak dan boleh digunakan dengan resep dokter.

Rupanya, obat tersebut cukup manjur diberikan pada Rosemary. Akhirnya, setiap kali hidung si kecil Rosemary tersumbat, sang ibu meneteskan obat tetes hidung itu pada hidungnya. Pada awalnya, tak seorang pun tahu perubahan kulit Rosemary. Namun, lama kelamaan warna abu-abu semakin terlihat pada kulitnya.


(c) youtube.com / DNews

Penyakit langka ini dinamakan Argyria. Pada tahun 1950, saat Rosemary berusia 11 tahun, belum ada obat dari penyakit ini. Kalaupun mau diobati sekarang, dokter mengatakan partikel perak sudah menembus ke dalam kulitnya, sehingga tak bisa diobati lagi.

Nah Ladies, jangan sembarangan menggunakan obat. Anda harus mengikuti anjuran dokter saat mengonsumsi obat. Jangan menyepelekan ya, ingat kesehatan Anda :)

(vem/and)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading