Sukses

Lifestyle

3 Alasan Mengapa Kamu Merasa Aneh Saat Dipuji

Ketika dipuji, kamu pasti pernah atau bahkan justru sering merasa malu sendiri karena pujian yang diberikan padamu. Banyak orang merasa aneh saat dipuji dan menunjukkan ekspresi merendah. Hal ini seakan terjadi secara natural dan akhirnya jadi kebiasaan. Namun pernahkah kamu berpikir mengapa banyak orang merasa enggan ketika dipuji?

    Kamu memikirkan perasaan orang lain

    Wanita adalah manusia yang punya empati besar terhadap orang lain. Dibanding pria, wanita lebih sering memposisikan dirinya di tempat orang lain, membayangkan "andai aku jadi dia". Dan saat menerima pujian, wanita akan membayangkan seperti apa reaksi dan perasaan orang lain saat melihat kesuksesannya. Jika ia memutuskan untuk bersikap berlebihan menerima pujian, maka orang lain akan merasa kesal, iri dan lain sebagainya. Pada akhirnya, cara yang dilakukan adalah bersikap rendah diri.

    Kamu tak ingin tampak angkuh

    Meski sebenarnya suka dengan pujian itu, namun kebanyakan wanita akan mengelak pujian karena tak ingin tampak dominan dibanding orang lain. Padahal percaya diri menerima penghargaan dari orang lain bisa membuatmu lebih termotivasi untuk lebih yakin dengan diri sendiri. Tentu saja kamu juga perlu tahu perbedaan percaya diri dan arogan. Mengucap terima kasih dan tersenyum tulus adalah cara alami menerima pujian.

    Kamu merasa tak pantas menerimanya

    Ini adalah alasan paling sering diutarakan seseorang ketika mendapat pujian, tidak pantas menerimanya. Bersikap seperti ini memang seringkali jadi cara sopan menunjukkan kamu tidak bersikap sombong, tapi pengelakan ini pun tak baik. Bagaimana pun seseorang pasti membutuhkan pujian, dan mengelaknya hanya akan membuatmu merasa tak dihargai.

Jadi, ketika seseorang memujimu, jangan sungkan untuk menerimanya, karena sebenarnya kamu pun layak menerima pujian. Setiap orang sebenarnya pasti senang ketika dipuji, karena itu adalah salah satu bentuk penghargaan dan rasa terima kasih seseorang atas adanya dirimu di dunia ini.  

(vem/feb)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading