Sukses

Lifestyle

Pria Muslim Ini Protes ke Supermarket karena Label Makanan

Setiap orang umumnya punya preferensi sendiri soal makanan. Ada yang karena alasan kesehatan, selera, ada juga yang karena alasan keyakinan atau agama. Sejumlah orang bahkan sangat ketat dan hati-hati sekali memastikan makanan yang masuk ke dalam mulutnya sesuai dengan preferensinya pribadinya.

Shamrez Razaq, pria muslim berusia 20 tahun ini suatu hari protes pada pihak supermarket Morrisons karena label makanan. Dilansir dari dailymail.co.uk, ia membeli kue kering untuk acara minum teh keluarganya. Sebagai seorang muslim, maka ia membeli kue yang berlabel vegetarian (berbahan keju dan bawang bombay) sebagai pilihan aman makanan halal yang tak mengandung babi.

Tapi siapa sangka, saat ia menggigit kue kering tersebut, ternyata di dalamnya bukanlah keju sesuai dengan keterangan di label, melainkan daging babi. Ia sampai harus mengeluarkan kue yang sudah masuk ke dalam mulut adiknya yang berusia delapan tahun. "Adikku awalnya tak menyadarinya jadi aku mengeluarkan kuenya dari mulut, dia sangat sedih dengan apa yang baru saja dimakannya," ujar Shamrez.

Cheese roll yang dibeli Shamrez berlabel vegetarian, tapi ternyata di dalamnya mengandung daging babi. | Foto: copyright dailymail.co.uk

"Kami sering membeli kue kering keju dari sana tapi tak pernah menduga kalau kue kali ini mengandung daging babi. Kenapa harus kami yang kena? Hal ini tak bisa dibiarkan," katanya. Rupanya pihak supermarket salah memberi label. Kue yang berlabelĀ 'cheese and onion' dan 'suitable for vegetarians' yang dibelinya saat itu ternyata mengandung sosis babi. "Antara cheese rollsdan yang mengandung babi bentuknya sama persis, susah untuk membedakannya dari luar. Yang membedakannya hanyalah labelnya dan kejadian ini sebuah kesalahan," kata Shamrez lagi.

Shamrez pun langsung protes ke pihak restoran. Manajer supermarket itu pun meminta maaf dan mengembalikan uang yang sudah dibayarkan. Bahkan Shamrez mendapat kompensasi uang yang nominalnya cukup besar.

Perwakilan supermarket itu memberi penjelasan, "Di Morrisons, kamu sangat memahami sejumlah pelanggan kami yang menghindari makanan tertentu karena alasan keyakinan pribadi, oleh karena itu kami akan memastikan memberi label yang benar dengan serius. Kami sangat meminta maaf pada pelanggan kami yang mendapat produk yang salah pelabelannya dan kami meminta maaf sedalam-dalamnya. Kami akan memberi perhatian ekstra untuk memberi label yang benar pada produk-produk ini dan kami akan memonitor langsung agar kejadian ini tak terulang lagi."

Bagi Shamrez, penting sekali untuk memastikan makanan yang ia dan keluarganya konsumsi halal. Ia kecewa dengan pihak supermarket yang salah memberi label kue yang dijualnya. Dan pihak supermarket sendiri sudah memberi penjelasan dan bertanggung jawab atas kesalahan tersebut. Semoga hubungan mereka bisa tetap terjalin dengan baik, ya Ladies.

(vem/nda)
What's On Fimela
Loading