Sukses

Lifestyle

4 Risiko Pergi ke Gym Selama Pandemi Virus Corona di Era New Normal

 

Fimela.com, Jakarta Gym adalah salah satu bisnis non-esensial pertama yang disebutkan dalam pedoman pembukaan kembali Gedung Putih pada bulan April. Gym pertama yang dibuka kembali terletak di Georgia pada 24 April dan lebih dari 30 negara bagian juga ikut reopening dan beberapa lagi berencana pada bulan ini menurut The New York Times melansir dari Good Housekeeping.

Profesor Klinis Epidemologi dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Global Universitas New York Robyn Gershon, MHS, DrPH mengatakan jika aturan yang dibuat negara masih prematur karena tidak membahas gym secara langsung. Salah satu bisnis gym di Atlanta meminta member mereka membersihkan tangan, mengukur suhu tubuh, sampai menandatangani formulir rilis Covid-19 sebelum memasuki gym menurut laporan dari Associated Press, namun langkah itu saja tidak cukup.

 

Gershon mengatakan jika pencegahan semacam itu memang mengurangi risiko, tapi sejauh ini gym tidak memiliki pedoman seragam untuk diikuti. Faktanya, saat sekelompok orang berolahraga bersama di ruang kecil, banyak risiko kesehatan lainnya yang akan terjadi. 

"Kecuali jika gym-nya sangat besar, saya tidak melihat bagaimana menjaga physical distance satu sama lain. Jadi sangat tergantung jumlah orang di dalam, aliran udara ruangan, dan seberapa sering alat-alat didesinfeksi," ujarnya.

 

 

Risiko Pergi ke Gym Selama Pandemi Virus Corona

Sulit Berolahraga dengan Memakai Masker

Idealnya orang tidak akan menutupi wajah mereka saat berolahraga. Hal itu juga banyak terlihat pada pelari di New York yang tak memakai masker saat berada di luar ruangan.

"Karena sulit memakai masker saat berolahraga, secara tidak sadar mereka bisa mengeluarkan droplet ke udara di sekitar," ujarnya.

 

 

Berbagi Aliran Udara

"Meski kita berhasil menjaga jarak dari semua orang di gym, aliran udara minimal di sebuah ruangan dapat meningkatkan risiko menghirup partikel-partikel udara yang menular karena orang tidak menutupi wajah mereka," tambahnya.

Berbagi Alat Olahraga

Banyak ahli kesehatan melihat gym sebagai vektor kuman dan virus musiman secara teratur karena setiap orang di dalamnya berbagi peralatan yang sama. Selama pandemi, semua pegangan dan beban akan sangat lebih berisiko daripada sebelumnya.

Apalagi virus corona dapat hidup di permukaan benda keras antara 3-7 hari dalam kondisi tertentu. Tentu saja risiko penularannya semakin tinggi.

 

Fasilitas Sanitasi

Meski area gym memiliki ukuran luas, namun desain kamar ganti dan kamar mandi kebanyakan dirancang lebih sempit. Hal itu juga menjadi risiko tambahan bagi para member gym.

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Waspada Varian Virus Corona C.1.2 yang Disebut Lebih Berbahaya dari Delta
Artikel Selanjutnya
Waspadai Twindemic, Virus Corona dan Flu yang Memperparah Kondisi Lansia Terjangkit Covid-19