Sukses

Lifestyle

Lindungi Diri dari Virus Covid-19 dengan Penggunaan Masker Double Secara Tepat

Fimela.com, Jakarta Saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia melonjak tajam. Pads Senin (21/6) bertambah 14.536 khasus terinfeksi Covid-19.  

Kini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 2.004.445 sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo. Tembus angka 2 juta menandakan kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan walau sudah menerima vaksin.

Mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan orang lain, tetap di rumah saja, dan terpenting menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruang.

Kini, beredar kabar jika menggunakan masker double dapat menurunkan risiko terinfeksi Covid-19.Lalu apakah masker double efektif untuk ekstra pencegahan terhadap Covid-19? Melansir laman Instagram dr. Adam Prabata berikut penjelasannya.

Masker double bisa digunakan dengan menggunakan masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luar. Masker medis dapat meningkatkan filtrasi masker, sedangkan masker kain dapat menutup celah yang ada antara wajah dan area pinggir masker medis. Oleh karenanya dapat meningkatkan perlindungan dan menurunkan risiko terinfeksi covid-19.

Efektivitas masker double melalui presentasi partikel yang terblokir pada percobaan simulasi batuk. Masker beda 56,1 persen, masker kain 51,4 persen. Masker medis yang dilapisi masker kain 85,4 persen.

Masker double yang tidak disarankan

Lalu masker double apa yang tidak disarankan? Masker medis di luar dan di dalam. Mengapa tidak dianjurkan? Masker medis tidak dirancang agar terpasang ketat di wajah. Menumpuk masker medis lebih dari satu tidak mempengaruhi keketan masker.

Begitu pun dengan menumpuk masker N95, KN95, atau KF95 dengan makser apapun. Mengapa tidak dianjurkan? Masker-masker tersebut sudah sesuai dengan standar, desain yang ketat dan kemampuan filtrasi droplet 94-95 persen. 

Kesimpulannya menggunakan masker double yaitu masker medis di bawah masker kain dapat meningkatan keketatan dan filtrasi masker yang terbukti lebih efektif untuk menyaring droplet.

Tak hanya itu, ikatan tali masker juga memengaruhi tingkat keampuhan. Masker medis tanpa simpul ikatan 56,1 persen, masker kain tanpa simpul ikatan 51,4 persen.

Sedangkan, masker medis dengan simpul ikatan 77 persen dan kombinasi masker double dengan simpul ikatan 85,4 persen. 

#elevate women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Peneliti Ungkap Perempuan Ini Positif Covid-19 Terlama di Dunia Selama 335 Hari
Artikel Selanjutnya
Orang dengan Gangguan Suasana Hati Bisa Dapatkan Suntikan Ketiga Vaksin COVID-19