Sukses

Lifestyle

Superlative Secret Society Ajak Seniman Bali Eksis di NFT

Fimela.com, Jakarta Meski sudah populer secara global, keberadaan Non-Fungible Token (NFT) atau aset seni digital masih terdengar asing bagi sebagian orang Indonesia. Padahal, NFT memiliki andil besar untuk meningkatkan nilai beragam karya dari para seniman.

Melihat fenomena itu, Superlative Secret Society (SSS) sebagai komunitas kolektor aset digital NFT yang resmi masuk dalam platform marketplace OpenSea sejak 22 September 2021, akan mempertemukan para seniman lokal Indonesia sekaligus mengenalkan NFT kepada para seniman di Pulau Dewata.

“Kami melakukan sosialisasi NFT bekerjasama dengan Jimbaran Hub, untuk bertemu dan mengajak seniman lokal di Bali agar hadir pada pembukaan Superlative Gallery di Legian, Kuta, pada 11 Januari,” kata CEO dan Founder SSS Prasetyo Budiman di Jimbaran Hub, Kabupaten Bandung, Jumat (7/1/2021).

 

Membagikan Informasi Seputar Karya Seni Digital

Melalui kegiatan tersebut, Superlative Secret Society (SSS) juga akan memberikan banyak informasi menarik seputar karya seni digital. Di sesi pertama, keempat founder SSS yang terdiri dari Prasetyo Budiman, Arief Witjaksana, Adam Adha, dan Faatih Rifqi Muqaffi akan saling berbagi informasi seputar dunia NFT, membagikan beberapa pencapaian SSS sekaligus cerita dibalik terbentuknya komunitas NFT tersebut.

Pada sesi kedua, SuperlativeSS memperkenalkan sekaligus mengedukasi masyarakat seputar dunia seni digital seperti NFT, sebagai wadah terbuka bagi setiap seniman untuk memperkenalkan hasil karya seni mereka. Illustrator dan Founder SSS Arief Witjaksana bercerita bahwa SuperlativeSS berhasil mengubah kehidupannya.

“Sebagai seorang ilustrator, SuperlativeSS memberikan saya kesempatan agar karya yang saya buat lebih dikenal, dihargai, dan diapresiasi oleh banyak orang, bahkan sampai ke penjuru dunia. Terus terang, ini mengubah hidup saya,” tutur Arief.

Oleh karena itu, Arief ingin mengajak setiap seniman dan juga pekerja seni di industri kreatif untuk lebih mengenal NFT, serta memiliki kesempatan yang sama dan mengambil peluang tersebut untuk unjuk gigi memperkenalkan karya seni mereka lebih luas secara tidak terbatas, hingga ke mancanegara.

Pencapaian SuperlativeSS

Terkait pencapaian, salah satu yang menarik adalah keberhasilan SuperlativeSS dalam menjual 11.110 avatar karya seni koleksi pertamanya, yang ludes hanya dalam kurun waktu 2 menit.

Atas tren positif ini, harga per gambar NFT yang dijual SuperlativeSS di sejumlah platform blockchain menembus angka 0,24 ETH atau sekitar hampir USD 1000 per gambarnya. Namun meskipun tengah menaiki tangga popularitas, SuperlativeSS senantiasa berkomitmen untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

“SuperlativeSS juga memiliki roadmap CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami kepada sesama. Hingga saat ini, kami sudah menyalurkan lebih dari 65.000 meals, melalui WFP (World Food Program) di sekitar wilayah Afrika. Sedangkan untuk keseluruhannya, jumlah donasi yang terkumpul mencapai 770 juta rupiah. Kami berharap program ini dapat terus kami lakukan kedepannya.” tambah Prasetyo.

Superlative Secret Society yang selama ini terjun ke bursa NFT dan lebih dikenal di mancanegara, melalui momen ini memperkenalkan diri secara langsung kepada seniman di Indonesia. Harapannya ialah agar karya seni Putra & Putri Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk membuka peluang yang lebih luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri. Sharing session yang dilakukan pada kegiatan hari ini semoga bermanfaat serta memberikan dampak positif pada kemajuan seniman lokal di Indonesia.

#Women for Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Jajaki Metaverse, Gucci Bakal Rilis NFT Supergucci
Artikel Selanjutnya
Cara Membuat NFT untuk Bisa Transaksi Jual Beli di OpenSea