Sukses

Lifestyle

7 Penyebab Ileran Saat Tidur yang Bikin Tak Nyaman

Fimela.com, Jakarta Iler atau air liur merupakan air yang keluar dari mulut saat kita tertidur, dalam beberapa kasus air liur saat tidur merupakan suatu kondisi yang normal. Produksi air liur juga sangat bervariasi sepanjang hari, hal ini terkadang ditentukan oleh ritme sirkandian saat kita tertidur. Meskipun beberapa orang akan menghasilkan air liur saat mereka tidur di siang hari, produksi air liur senduru akan berlanjut selama tidur.

Meskipun mengeluarkan air liur adalah hal yang normal, tetapi hal ini sering kali membuat kita tidak nyaman. Air liur yang terlalu banyak dan berlebihan biasanya akan menyebabkan bibir pecah-pecah , bau mulut, dehidrasi, dan terkadang membuat kita malu. Istilah medis untuk ileran atau air liur sendiri adalah sialorrhea dan hypersalivation.

Hal ini sangatlah wajar dan sering terjadi oleh beberapa orang, ternyata air liur sendiri dapat menjadi sebuah tanda dari gejala masalah neurologis, gangguan tidur, atau kondisi kesehatan lainnya. Untuk itu berikut beberapa penyebab ileran yang sering terjadi oleh beberapa orang:

1. Posisi Tidur

Ternyata penyebab utama dari seseorang mengalami ileran adalah posisi tidur, mungkin kamu tidak menyangka hal ini dapat membuat seseorang mengalami ileran. Ketika kamu tidur miring atau tengkurap akan cenderung lebih sering ngiler saat tidur terutama jika kamu cenderung bernapas melalui mulut atau memiliki saluran sinus yang sempit maka akan membuat air iur terkumpul dan keluar melalui bibir.

2. Sinus yang Tersumbat

Jika kamu mengalami hidung yang tersumbat karena pilek atau infeksi, maka akan mengeluarkan air liur yang lebih banyak dari biasanya. Jika kamu mengalami saluran sinus yang menyumbat atau bahkan meradang, maka sinus akan lebih sempit dan membuat kamu lebih sering mengeluarkanb air liur sepanjang waktu.

Sinus yang tersumbat tentu akan membuat seseorang bernapas melalui mulut saat tertidur, dan "pernapasan mulut” inilah yang akan menyebabkan air liur keluar dari mulut.

3. GERD

Gangguan Refleks Gastrointestinal (GERD) merupakan salah satu kondisi pencernaan di mana isi perut akan mengalir kembali ke kerongkongan dan merusak lapisan kerongkongan. GERD juga dapat menyebabkan disfagia (kesulitan menelan) atau membuat kamu merasa seperti memiliki benjolan di daerah tenggorokan, perasaan inilah yang terkadang dapat menyebabkan air liur berlebihan bagi beberapa orang.

4. Efek Samping Obat

Beberapa obat ternyata dapat membuat seseorang lebih rentang mengalami ileran di sepanjang waktu saat tidur, obat antipsikotik (terutama clozapine) dan obat yang digunakan bagi penderita Alzheimer terbukti dapat menyebabkan seseorang mengalami air liur yang sangat berlebihan.

5. Gangguan Menelan

Disfagia merupakan salah satu istilah dari kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan menelan, jika kamu mengeluarkan air liur yang berlebihan, maka air liur mungkin dapat menjadi salah satu peringatan dari beberapa penyakit.

6. Apnea Tidur

Saat mengalami sleep apnea atau apnea tidur, maka akan membuat seseorang merasa tidur yang sangat terganggu karena hal ini akan membuat seseorang berhenti bernapas di malam hari. Air liur bisa menjadi salah satu faktor risiko orang mengalami sleep apnea, untuk mengatasi masalah ini kamu dapat periksa ke dokter agar mendapat perawatan yang tepat.

7. Tidur Mendengkur

Bangun dengan perasaan yang sangat kaget atau kehabisan napas id malam hari dapat menjadi salah satu masalah kesulitan fokus di siang hari. Saat kamu lebih sering mendengkur saat tidur, ada baiknya hati-hati karena hal ini biasanya dapat menandakan bahwa kamu akan mengalami ileran.

Ileran atau air liur saat tidur terkadang bukan menjadi hal yang memalukan, tetapi ada baiknya untuk mengatasi hal ini kamu dapat melakukannya beberapa kebiasaan yang baik agar tidak ileran. Untuk mengetahui penyebab yang jelas ada baiknya untuk periksa ke dokter.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading