Sukses

Lifestyle

Hadapi Kemungkinan Resesi Ekonomi, Ini yang Harus Dilakukan UMKM

Fimela.com, Jakarta Jelang akhir tahun 2022, iklim ekonomi global diprediksi memasuki masa resesi ekonomi. Menurut perkiraan International Monetary Fund atau IMF, ekonomi global hanya akan bertumbuh 3,2 persen di tahun ini. Sementara di 2023, diprediksikan hanya bertumbuh 2,9 persen.

Prediksi ini tentu menambah kekhawatiran para pelaku UMKM apakah mungkin bisa bertahan di tengah kemungkinan resesi ekonomi. Meski demikian, di tengah kemungkinan resesi ekonomi global ini, UMKM menjadi salah satu sektor penguat ekonomi nasional yang terbukti tangguh dan dapat bertahan di tengah krisis ekonomi.

Presiden Jokowi menyebut UMKM mmeiliki peranan yang besar terhadap peningkatan pendapatan nasional. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 60,5%, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Dengan pencapaian positif ini, pegiat UMKM diharapkan dapat mempersiapkan diri dan bisnisnya, sehingga keberlangsungan ekonomi masyarakat tetap dapat tumbuh secara positif walaupun isu resesi ekonomi membayangi.

Meski demikian, para pelaku UMKM tetap memerlukan strategi untuk bersiap menghadapi adanya kemungkinan resesi ekonomi. Salah satunya dengan bergabung ke dalam komunitas atau jejaring usaha yang tepat.

 

Gabung di komunitas UMKM

Diplomat Success Challenge (DSC) sebagai salah satu program kompetisi dan ekosistem wirausaha terbesar di Indonesia pun memiliki jejaring wirausahanya, yaitu Diplomat Entrepreneur Network (DEN). Jejaring wirausaha ini secara khusus ditujukan sebagai wadah dari alumni DSC sejak musim pertama di tahun 2010, hingga memasuki penyelenggaraannya yang ke-13 di tahun 2022. Saat ini, DEN memiliki lebih dari 400 wirausahawan sebagai anggotanya.

"DEN tidak hanya menjadi safe place bagi para alumni DSC untuk terus belajar dan menggali potensi, tapi juga menjadi tempat membangun relasi, berjejaring, bertukar pemikiran antar sesama founder, hingga sukses berkolaborasi," kata Surjanto Yasaputera selaku Ketua Dewan Komisioner DSC.

 

Kiprah DSC di Indonesia

DSC bukan sekadar kompetisi, tapi juga merupakan sebuah ekosistem kewirausahaan yang utuh. Kiprah DSC di Indonesia semakin meningkat, terbukti dari jumlah pendaftar yang melonjak setiap tahunnya. Saat ini dalam gelaran DSC 2022, jumlah pendaftar mencapai 23.657 orang di mana jumlah ini merupakan jumlah peserta terbanyak selama 13 tahun penyelenggaraannya.

Dengan eksisnya para finalis DSC dari tahun ke tahun, semakin pula menguatkan DEN sebagai wadah wirausaha yang menawarkan akses jaringan bisnis, seperti akses ke permodalan, pelatihan, rekan bisnis, dan segala hal yang menyangkut rantai pasok bisnis. Selain itu, DEN juga akan membuka beragam peluang dan potensi bagi bisnis untuk dapat berkembang menjadi bisnis yang mapan, yang pastinya akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi negeri

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading