Sukses

Lifestyle

Penyebab Pusing Pada Ibu Hamil Trimester 3 yang Harus Diwaspadai

Fimela.com, Jakarta Kehamilan tentunya jadi kabar yang menggembirakan bagi pasangan yang telah lama menunggu buah hati. Kehamilan kemudian dianggap berkaitan dengan kebahagiaan. Namun nyatanya proses kehamilan tidak semudah dan semenyenangkan yang diperkirakan.

Banyak ibu hamil yang mengeluh merasa pusing selama masa kehamilannya. Walaupun pusing adalah kondisi yang cukup umum terjadi, namun ketika dialami saat hamil maka hal tersebut kadang jadi hal yang sering dikhawatirkan.

Sebenarnya apa hal yang menyebabkan ibu hamil merasa pusing? Berikut beberapa penyebab serta penjelasannya.

1. Kurang Cairan

Morning sickness merupakan kondisi yang membuat ibu hamil mual dan muntah selama kehamilan. Kondisi ini lebih sering terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Apabila ibu hamil sering muntah, tubuhnya akan kekurangan cairan. Kondisi tersebut menimbulkan pusing yang dirasakan ibu hamil.

2. Hyperemesis gravidarum

Hyperemesis gravidarum merupakan kondisi yang mirip dengan morning sickness, tetapi lebih parah. Kondisi ini membuat ibu hamil sering mual dan muntah secara ekstrem.

Akibatnya, ibu hamil menjadi dehidrasi dan kehilangan elektrolit dalam tubuhnya. Apabila dibiarkan, keduanya dapat memicu sakit kepala atau pusing pada ibu hamil.

3. Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah pada ibu hamil biasanya terjadi karena aliran darah ibu lebih banyak dialihkan ke janin. Penurunan tekanan darah inilah yang menjadi alasan kenapa ibu hamil sering sakit kepala. Gejala lain yang mungkin menyertai sakit kepala di antaranya:

  • Tubuh terasa lelah
  • Kepala terasa berputar ketika berdiri dengan cepat
  • Gangguan penglihatan
  • Napas pendek
  • Sering merasa haus

4. Anemia

Kekurangan asupan asam folat dan zat besi selama kehamilan dapat menurunkan produksi sel darah merah. Akibatnya, ibu hamil mengalami anemia.

Anemia pada ibu hamil memiliki gejala yang sama dengan anemia pada umumnya, yaitu sakit kepala, terlihat pucat, merasa lelah dan sesak napas. 

5. Perubahan Hormon

Perubahan hormon selama masa kehamilan akan membuat pembuluh darah menjadi rileks. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekanan darah rendah dan mengurangi suplai darah ke otak. Jika otak tidak mendapatkan cukup asupan darah, ibu hamil akan merasa sakit kepala. Namun jangan khawatir, kondisi ini biasanya hanya berlangsung sementara saja kok.

Untuk mengatasi sakit kepala yang dirasakan oleh ibu hamil, maka disesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya. Bila penyebabnya adalah kekurangan cairan akibat morning sickness atau hyperemesis gravidarum, maka kamu bisa mengatasinya dengan banyak minum air putih.

Namun jika kamu ragu apa penyebabnya, lebih baik segera konsultasikan kepada dokter kandungan agar lebih pasti. Nantinya dokter akan memberikan resep sesuai dengan diagnosa.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading