Sukses

Lifestyle

Cara Generasi Sandwich Tetap Waras di Tengah Tuntutan Zaman

Fimela.com, Jakarta - Di masa sekarang, banyak orang dewasa sedang berada di posisi yang serba sulit. Mereka harus menghidupi diri sendiri, membantu orangtua, sekaligus mempersiapkan masa depan. Kondisi ini dikenal dengan sebutan generasi sandwich. Di satu sisi ingin mandiri, di sisi lain tanggung jawab terus berdatangan.

Tekanan yang terus-menerus sering membuat generasi sandwich merasa lelah, cemas, bahkan kewalahan. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan mental. Agar tetap waras, ada beberapa cara yang bisa dilakukannya.

1. Terima Kondisi, Jangan Menyalahkan Diri Sendiri

Berada di posisi generasi sandwich bukanlah pilihan yang mudah, dan hal ini bukan kesalahan diri sendiri. Banyak faktor ekonomi, kondisi keluarga, hingga tuntutan zaman yang membuat seseorang harus memikul tanggung jawab lebih besar. Memahami hal ini dapat membantu mengurangi rasa bersalah yang sering muncul.

Berhenti untuk membandingkan hidup orang lain juga penting untuk menjaga kesehatan mental. Setiap orang memiliki jalan hidup dan cobaannya masing-masing. Fokus saja pada kamu yang bisa dilakukan saat ini, itu akan membuat pikiran terasa lebih ringan dan tenang.

2. Atur Keuangan dengan Lebih Realistis

Mengatur keuangan menjadi hal penting bagi generasi sandwich. Buatlah daftar prioritas, bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jika memungkinkan, sisihkan dana darurat meski jumlahnya kecil. Keuangan yang lebih tertata dapat mengurangi stres sehari-hari.

3. Belajar Mengatakan Cukup

Membantu keluarga memang merupakan hal yang baik dan penuh niat tulus. Namun jika dilakukan tanpa batas, hal ini justru bisa membuat generasi sandwich kelelahan secara fisik dan emosional. Karena itu, penting untuk sadar bahwa diri sendiri juga punya batas kemampuan.

Generasi sandwich berhak menjaga kesehatan fisik dan mentalnya agar tetap bisa menjalani hidup. Mengatakan “cukup” bukan berarti tidak peduli atau egois. Sikap ini justru menjadi cara untuk merawat diri agar tetap kuat dalam jangka panjang.

4. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Sesibuk apa pun aktivitas sehari-hari, meluangkan waktu untuk diri sendiri tetap penting. Waktu ini bisa digunakan untuk melakukan hal yang disukai atau sekadar beristirahat sejenak dari rutinitas. Dengan memberi ruang untuk diri sendiri, pikiran bisa terasa lebih tenang.

Selain beristirahat, waktu luang juga bisa dimanfaatkan untuk mengasah skill. Misalnya belajar hal baru, mengikuti kursus bahasa asing, atau melatih kemampuan yang sudah dimiliki. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bisa meningkatkan rasa percaya diri.

5. Bertukar Pendapat dengan Bercerita dan Minta Support

Jangan memendam semua beban sendirian karena hal ini justru bisa menambah tekanan. Bercerita kepada pasangan, sahabat, atau orang terpercaya dapat membuat perasaan lebih lega. Dukungan dari orang lain sering kali membantu melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda.

Jika tekanan terasa terlalu berat dan sulit diatasi sendiri, mencari bantuan profesional adalah pilihan yang wajar. Konselor atau psikolog dapat membantu mengelola emosi dengan lebih sehat.

Menjadi generasi sandwich memang tidak mudah. Perlu mengelola emosi, keuangan, dan waktu secara lebih baik, agar hidup tetap bisa dijalani dengan lebih tenang. Menjaga kewarasan bukan tentang menghilangkan semua masalah, melainkan menjaga diri di tengah tuntutan hidup.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading