Fimela.com, Jakarta - Kamu lagi merasa lelah dengan rutinitas kerja yang padat, deadline yang terus berdatangan, hingga perjalanan panjang di ibu kota? Jika terus terjadi, kondisi ini bisa membuatmu rentan mengalami burnout. Yuk, kenali tanda-tandanya dan cari tahu cara menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan kerja.
1. Jangan Abaikan Kelelahan akibat Tekanan Kerja
Rutinitas pekerja korporat di ibu kota sering kali terasa melelahkan. Sejak pagi, waktu sudah dihabiskan untuk bersiap dan menghadapi perjalanan menuju kantor. Sesampainya di tempat kerja, berbagai rapat, tugas, dan tenggat waktu menunggu untuk diselesaikan. Jika berlangsung terus-menerus tanpa pengelolaan stres yang baik, rutinitas ini bisa meningkatkan risiko burnout.
Advertisement
Dilansir dari HelpGuide, burnout berkaitan dengan stres berkepanjangan yang membuat seseorang mengalami kelelahan fisik, emosional, dan mental. Kondisi ini juga dapat memengaruhi motivasi serta cara seseorang menjalani pekerjaannya.
Tanda-tandanya bisa muncul secara bertahap. Kamu mungkin merasa lelah meski baru memulai hari, sulit berkonsentrasi, lebih mudah tersinggung, atau kehilangan semangat untuk mengerjakan tugas yang biasanya terasa biasa saja.
Perhatikan juga jika pekerjaan mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari. Misalnya, kamu terus memikirkan urusan kantor saat hendak tidur atau merasa sulit menikmati kegiatan yang sebelumnya menyenangkan.
Mengenali perubahan tersebut bisa menjadi langkah awal untuk mengevaluasi rutinitas. Coba perhatikan kapan rasa lelah mulai muncul dan situasi apa yang paling banyak menguras energi. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui bagian mana dari keseharian yang perlu diperbaiki.
Jika kelelahan terus berlanjut dan mulai mengganggu aktivitas, jangan abaikan kondisi tersebut. Memahami apa yang sedang dirasakan dapat membantumu menentukan langkah berikutnya sebelum tekanan kerja semakin sulit dikelola.
Advertisement
2. Susun Prioritas agar Pekerjaan Lebih Terarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382675/original/096335600_1793005964-smiling-businesswoman-sitting-edge-table-holding-digital-tablet-hand-looking-camera.jpg)
Saat tugas menumpuk, semuanya mungkin terasa mendesak dan harus segera diselesaikan. Akibatnya, kamu bisa menghabiskan banyak waktu berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain tanpa benar-benar menyelesaikannya.
Untuk mengatasinya, buat daftar tugas dan urutkan berdasarkan tenggat waktu serta tingkat kepentingannya. Fokus pada satu pekerjaan terlebih dahulu sebelum beralih ke tugas berikutnya. Cara ini dapat membantu membuat beban kerja terasa lebih terstruktur.
Jika beberapa tugas harus diselesaikan dalam waktu bersamaan, komunikasikan situasinya kepada atasan. Diskusikan prioritas yang perlu didahulukan agar kamu memiliki target yang lebih realistis.
Kamu juga bisa membagi pekerjaan besar menjadi beberapa tahapan kecil. Dengan begitu, progres lebih mudah dipantau dan kamu tidak harus menyelesaikan semuanya sekaligus.
3. Tetapkan Batasan antara Kantor dan Kehidupan Pribadi
Selain mengatur tugas, penting untuk menentukan kapan waktu kerja berakhir. Bagi pekerja korporat, batasan ini terkadang sulit diterapkan karena pesan kantor, revisi, atau permintaan mendadak bisa datang setelah jam kerja selesai.
Jika memungkinkan, selesaikan pekerjaan sesuai jam kerja dan hindari terus memeriksa pesan kantor ketika sedang tidak bertugas. Apabila ada tanggung jawab yang memang harus ditangani di luar jam kerja, komunikasikan ketersediaanmu dengan jelas.
Kamu juga bisa membuat kebiasaan sederhana sebagai penanda berakhirnya hari kerja, seperti merapikan meja, menutup laptop, atau menyusun daftar tugas untuk esok hari. Setelah itu, alihkan perhatian pada kegiatan di luar pekerjaan.
Batasan ini bukan berarti mengabaikan tanggung jawab. Sebaliknya, kamu sedang memberikan ruang agar kehidupan tidak hanya berpusat pada tuntutan kantor.
4. Jangan Ragu Mencari Dukungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382676/original/011855900_1793005967-person-working-office.jpg)
Ketika pekerjaan terasa semakin berat, sebagian orang memilih memendam semuanya karena khawatir dianggap tidak mampu. Padahal, menghadapi tekanan sendirian bisa membuat situasi terasa semakin sulit.
Cobalah bercerita kepada teman, keluarga, atau rekan kerja yang kamu percaya. Kamu tidak harus langsung mendapatkan solusi untuk setiap masalah. Terkadang, memiliki seseorang yang mau mendengarkan dapat membantu melihat situasi dari sudut pandang berbeda.
Jika sumber tekanan berkaitan dengan beban kerja, kamu juga bisa berdiskusi dengan atasan atau bagian sumber daya manusia mengenai pembagian tugas dan dukungan yang dibutuhkan.
Sementara itu, jika rasa lelah emosional terus berlanjut hingga mengganggu tidur, konsentrasi, atau aktivitas sehari-hari, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental. Langkah ini dapat membantumu memahami kondisi yang dialami dan menentukan cara penanganan yang sesuai.
5. Jaga Kebutuhan Tubuh dan Luangkan Waktu untuk Hal yang Disukai
Di tengah kesibukan, kebutuhan dasar seperti tidur cukup, makan teratur, dan aktivitas fisik sering kali terabaikan. Padahal, kebiasaan tersebut turut mendukung kesehatan fisik dan mental.
Usahakan untuk tidak melewatkan waktu makan demi menyelesaikan tugas. Jika jadwal padat, siapkan makanan atau camilan sebelumnya agar kebutuhan energi tetap terpenuhi. Kamu juga bisa berjalan kaki atau melakukan peregangan ringan setelah duduk terlalu lama.
Di luar kebutuhan fisik, sisihkan waktu untuk kegiatan yang benar-benar kamu nikmati. Mendengarkan musik, membaca buku, memasak, atau bertemu teman bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu di luar pekerjaan.
Tidak semua waktu luang harus digunakan untuk mengejar target baru. Memberikan ruang bagi diri sendiri untuk menikmati kegiatan sederhana juga penting agar keseharian terasa lebih seimbang.
Jika tekanan kerja terus berulang karena beban yang tidak realistis atau lingkungan kerja yang kurang mendukung, perubahan kebiasaan pribadi mungkin tidak cukup. Evaluasi situasi kerja dan cari dukungan yang diperlukan.
Menjaga kesehatan mental bukan tentang selalu mampu memenuhi semua tuntutan. Kamu tetap bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan sambil memperhatikan kebutuhan diri sendiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382674/original/098978600_1793005960-stressed-businesswoman-faces-migraine-from-corporate-pressure.jpg)
![Sederet artis Tanah Air hadirkan inspirasi kebaya modern di perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mana yang jadi favoritmu? [@lunamaya @bubahalfian @raffinagita1717]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LuJvZfc01ZS4sd2WqEUlkD128-k=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326579/original/010060200_1787028064-collage-1787026780260.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382624/original/055954100_1793004137-IMG_3057.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382648/original/094487700_1793004915-two-women-relaxing-sofa-drinking-beer-while-socializing-home-party.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382388/original/069696600_1792993011-healthy-young-women-doing-sport.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382618/original/067298500_1793003603-IMG_3054.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5190501/original/089161900_1744874075-teen-best-friends-posing-together-while-doing-selfie.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562886/original/096890400_1776842271-little-boy-playing-with-toys.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673798/original/057009200_1782714868-IMG_1232.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379363/original/097715300_1792594745-people-meeting-barter-event-exchange-goods.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4847216/original/065253100_1717033085-pexels-liza-summer-6347538.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382859/original/018476900_1793014643-248903.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382841/original/099018500_1793012597-1315167.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381978/original/020745200_1792916852-Detik-detik_byd_lindas_driver_ojol_di_kawasan_blok-m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382772/original/013226500_1793009078-1001795506.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4439890/original/058272000_1684940355-348237169_599185758943490_3150403143734906669_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382612/original/003792000_1793003234-IMG_6107.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382674/original/098978600_1793005960-stressed-businesswoman-faces-migraine-from-corporate-pressure.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381812/original/012713000_1792896934-IMG-20261024-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382641/original/092815300_1793004672-Festive_-_Santa_Lifestyle.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382506/original/084471900_1792998430-kapanlagi-pensi-bareng-2026-selesai-per-5fc5ae.jpg)