Sukses

Parenting

Tips Menjadi Menantu Kesayangan Mertua

Sudah bukan rahasia lagi kalau perkara menantu dan mertua bisa bikin keluarga jadi kurang harmonis. Tetapi, apa iya Anda harus menjadi menantu yang bermasalah dengan mertua?

Sebenarnya, ada kok trik-trik mengambil hati mertua dan membuat Anda jadi menantu kesayangan. Tantangannya memang tidak mudah, bahkan cukup sulit, menuntut kesabaran yang teramat besar dari Anda. Apalagi, menurut penelitian 60% pernikahan mengalami ketegangan ketika berbicara soal hubungan menantu dan mertua. Entah itu omelan atau campur tangan ibu mertua, kerap menjadi pemicu ketidakharmonisan suami dan istri.

Nah, agar keluarga Anda menjadi adem ayem saja, ikuti beberapa trik ini untuk menjadi menantu kesayangan mertua.

Positive thinking

Mudah mengatakan, namun sulit dijalani. Memiliki pikiran yang selalu positif terhadap mertua ini tantangan pertama yang kerap menjegal para menantu. Tetapi, pikiran positif Anda akan membawa Anda pada sikap positif yang akan meluluhkan hati mertua. Mungkin saat ini Anda sedang di dalam tahapan dicueki, tetapi namanya juga hati wanita, pasti luluh dengan sikap lemah lembut dan kebaikan hati.

Cari persamaan

Berbeda pendapat bukan berarti tidak ada persamaan di dalam diri Anda dan mertua. Coba deh cari persamaan yang bisa menjadi bahan obrolan, atau bahkan mencarikan waktu Anda untuk saling mengenal. Misalnya saja dalam hal berkebun, Anda sedikit tahu soal berkebun, sementara mertua banyak pengalaman. Minta beliau mengajarkan hal ini dan itu dan temani dengan telaten saat berkebun. Kegiatan sepele ini akan menjadi bekal Anda menjadi menantu kesayangan.

Selalu peka

Menjadi menantu itu harus peka dan mengamati kebiasaan mertua. Ketahui apa yang disukainya, mulai selera berpakaian, selera makanan, dan lain sebagainya, yang akan membuat Anda sigap dan seolah sangat mengerti dirinya.

Ini bukan perkara Anda berkompetisi dengan anak-anaknya dalam merebut perhatian, namun memang cara ini yang sangat mudah untuk meluluhkan hati mertua. Apabila Anda peka dan sigap meladeni mertua, beliau akan mencari dan selalu mengingat Anda di benaknya sebagai sosok menantu ideal.

Menghormati

Perlakukan ibu mertua Anda dengan penuh hormat seperti Anda menghormati orang tua Anda sendiri. Ingatlah bahwa mungkin mertua Anda pernah mengalami sikap yang kurang baik dari ibu mertuanya. Dan ingat pula, bahwa ia berhasil membesarkan anak menjadi orang yang Anda cintai. Setidaknya Anda bisa berpikir bahwa banyak pelajaran penting yang bisa Anda peroleh darinya.

Penuh perhatian

Tidak kepada suami atau anak-anak saja Anda perhatian, tetapi tunjukkan apabila Anda memang menghargai dan memperhatikan mertua seperti orang tua sendiri. Ajak berkomunikasi, kunjungi, ajak berjalan-jalan atau sekedar makan malam, duduk di sampingnya sambil mendengarkan cerita kenangan di masa lalu tentang suami Anda, adalah momen-momen spesial yang membuat hati mertua jadi bahagia.

Minta nasehatnya

Namanya juga orang tua, sangat bangga apabila apa yang dilakukannya bisa ditiru dan dijadikan pedoman di dalam hidup rumah tangga. Mungkin tidak semua akan Anda tiru, tetapi setidaknya dengan bekal nasehat dari mertua, Anda bisa sedikit berlega hati dan belajar bagaimana menjaga keharmonisan keluarga.

Selalu berkomunikasi

Diskusikan hal-hal yang berhubungan dengan keluarga dengan mertua, misalnya saja tentang cara mengajari anak, atau menghadapi suami. Ada beberapa hal yang memang bisa Anda petik dan ambil manfaatnya. Selain fungsinya untuk menjaga komunikasi, Anda juga menjalin kedekatan psikologis yang akan mengurangi kesalahpahaman antara mertua dan menantu.

Hati wanita itu lembut seperti kapas, jangan perlakukan sama seperti Anda menghadapi suami yang lebih keras. Perlakukan saja seperti Anda sedang menghadapi diri sendiri, maka Anda akan menjadi menantu kesayangan yang juga berbakti pada orang tua.

 (vem/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading