Sukses

Parenting

Tips Bicara Tentang Teror Kekerasan dan Situasi Darurat Kepada Anak

Mom, berita tentang serangkaian teror bom di Surabaya (13/5) tentu menimbulkan kecemasan. Tidak hanya kepada orang dewasa tapi juga kepada anak-anak. Tentu saja, peristiwa ini menimbulkan trauma kepada anak di masa depan. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan orang tua untuk memberikan penjelasan tentang hal ini kepada anak?

Najelaa Shihab dalam akun twitternya menjelaskan, sebagai orang tua seharusnya menjadi teladan sensitif dan responsif terhadap peristiwa di sekitar. Berikut ini adalah tips untuk membicarakan tentang kekerasan dan memberikan penjelasan tentang situasi darurat kepada anak.

  1. Selalu mulai dengan mengecek perasaan anak tentang kejadian teror atau situasi darurat serta mencari tahu seberapa banyak informasi awal yang dimiliki anak.
  2. Ajak anak mengenali, melabel serta mengekspresikan emosinya. Ingat setiap anak memiliki tingkat kecemasan yang berbeda dan cara mengekspresikan yang unik.
  3. Pastikan orang tua dan guru bersikap tenang dan tidak menularkan kekhawatiran yang berlebihan pada anak. Apabila menyalahkan dan memperkuat stereotype yang salah mengenai kelompok tertentu.
  4. Jadilah contoh yang baik bagi anak tentang literasi media dan informasi. Selalu bersikap kritis, tidak menyebarkan berita yang belum dicek kebenarannya dan dapat menimbulkan keresahan.
  5. Pastikan anak tahu bagaimana bereaksi dalam situasi darurat, memiliki informasi yang diperlukan. Misalnya anak hapal dengan nomor hp orang tua, serta memberikan tingkah laku yang tepat saat berada di situasi yang darurat.
  6. Ajarkan anak untuk sensitif dan responsif pada lingkungan di sekitarnya. Mengamati kondisi dan tingkah laku orang di sekeliling, misalnya siapa yang butuh bantuan dan tahu cara mengungkapkan kecemasan.
  7. Biasakan membahas kejadian sehari-hari maupun berita populer di media massa sesuai dengan usia anak sebagai rutinitas di keluarga. Hal ini membantu mom untuk membuka komunikasi dengan anak.

Mom, demikian cara yang dapat dilakukan untuk membicarakan teror bersama anak. Stay safe, mom!

(vem/apl)
;
Loading