Sukses

Parenting

4 Hal yang dapat Dilakukan untuk Melindungi Anak dari Pengaruh Negatif Media Sosial

Fimela.com, Jakarta Tidak diragukan lagi bahwa media sosial bagian besar dari kehidupan anak mudah. Faktanya, sebagian besar remaja saat ini menjalani kehidupan mereka secara online. Seiring berjalannya waktu, para orangtua tentu khawatir dengan kondisi ini. Tindakan terbaik adalah menetapkan beberapa pedoman terkait media sosial serta melakukan diskusi dengan anak tentang penggunaan media sosial. Berikut ini adalah beberapa cara untuk membantu para orangtua menjaga anak saat menggunakan media sosial.

Batasi Penggunaan Media Sosial

Setiap remaja tentu memiliki akses bebas ke media sosial. Ada banyak penelitian yang menunjukkan berapa lama waktu yang dihabiskan untuk online dapat merusak kesehatan mental dan fisik anak. Pastikan Mom telah menetapkan pedoman dan batasan untuk anak-anak. Kemudian, pastikan mereka mengikuti aturan atau pedoman tersebut. Ini adalah era di mana Mom harus rajin menetapkan batasan. Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Pediatrics menemukan bahwa ketika orangtua memantau penggunaan media seorang anak, hal itu dapat berdampak positif pada hasil akademik, sosial dan fisiknya.

Patuhi Pedoman yang Ditawarkan oleh Perusahaan Media Sosial

Sebagian perusahaan mewajibkan anak muda berusia setidaknya 13 tahun sebelum membuat akun di jaringan media sosial. Namun, orangtua seringkali mengizinkan anak-anak mereka untuk melewatkan pedoman ini dan membuat akun ketika mereka berusia 10 tahun. Jika Mom ingin melindungi kesehatan mental masa depan anak remaja, pastikan untuk mematuhi semua pedoman yang ditetapkan.

Ajarkan Etiket Digital

Kebanyakan anak memiliki akun media sosial dan menghabiskan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang lain secara online. Pastikan telah berbicara dengan anak tentang cara memperlakukan orang lain secara online. Etiket digital adalah bagian penting dari dari literasi digital. Pastikan dirimu melakukan percakapan rutin tentang apa yang dapat diterima dan apa yang tidak dapat diterima. Gagal melakukan percakapan ini dapat menyebabkan anak-anak menyalahgunakan teknologi, melecehkan orang lain atau bahkan membuat mereka berisiko mengalami cyberbullying. Ingat, anak-anak lebih cenderung berperilaku secara pantas saat online jika mereka memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang diharapkan dari mereka.

Menggunakan Media Sosial dengan Bijak

Media sosial bukanlah hal yang buruk. Jika digunakan dengan benar ternyata banyak manfaatnya, bahkan untuk remaja sekali pun. Selain menghubungkan anak remaja dengan banyak orang dan membantu membangun komunitas online, media sosial dapat digunakan untuk membantu membangun reputuasi online yang dapat membantunya saat mencari pekerjaan. Faktanya, salah satu aspek terpenting dari literasi digital pada anak-anak adalah kemampuan mereka untuk mengatur konten.

Memperhatikan penggunaan media sosial bagi remaja sangatlah penting. Karena ini dapat akan memberikan keamanan bagi anak dan menghindari gangguan fisik atau mental dari penggunaan media sosial yang tidak terkendali.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

;
Loading