Sukses

Parenting

Tips Mudah Membuat Anak Suka Berhitung dan Menggemari Matematika

Fimela.com, Jakarta Berhitung adalah salah satu jenis kecerdasan anak, biasanya mereka menyukai angka dan hitungan serta memiliki daya ingat dan analisis yang tajam ketika dewasa. Namun, bagi sebgaian anak juga ada yang merasa bahwa berhitung dan matematika adalah pelajaran yang sulit, rumit, dan membosankan.

Jika melihat standar pendidikan di Indonesia yang menyatukan semua pelajaran dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) maka, matematika akan selalu menjadi mata pelajaran wajib yang harus mereka pelajari selama bertahun-tahun. Nah, untuk itu, maka anak sebaiknya menyukai dan menggemari matematika agar mata pelajaran tersebut tidak menjadi beban yang membuat anak jadi malas belajar.

Untuk terbiasa berhitung dan menyukai matematika, maka orangtua perlu tau cara-cara atau tips agar anak menyukainya. Hal ini bukan berarti anak dipaksa untuk menyukai matematika melainkan membuat anak terbiasa dan merasa nyaman dengan hitungan.

Maka dari itu, Fimela.com kali ini akan mengulas tips mudah membuat anak suka berhitung dan menggemari matematika. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Menggunakan Media Pembelajaran dengan Gambar

Tips mudah yang pertama agar anak suka berhitung dan menggemari matematika ialah dengan menggunakan media pembelajaran yang memanfaatkan gambar. Pastinya jika kemampuan berhitung dominan menggunakan otak kiri, maka dengan adanya gambar, anak akan ikut melibatkan otak kanan untuk berimajinasi.

Meggunakan media gambar juga membuat anak tidak mudah bosan ketika belajar berhitung dan mengejarkan soal matematika. Jadi, para orangtua bisa melihat anaknya semangat lagi dalam berhitung dan mempelajari matematika.

Menerapkan Hitungan dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikutnya, tips mudah agar anak suka berhitungan dan menggemari matematika ialah dengan menerapkan angka serta pola hitungan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, anak akan lebih mudah memahami dan tidak merasa terbebani saat diminta berhitung atau mengerjakan soal matematika yang rumit.

Beberapa situasi untuk menerapkan hitungan dalam kehidupan sehari-hari misalnya ketika menghitung waktu atau menjumlah harga makanan. Anak akan menyadari bahwa hitungan adalah proses yang akan terjadi dalam kehidupan dan mereka tidak akan kaget lagi saat mengerjakan soal.

Tidak Memaksa Anak

Selanjutnya, tips mudah membuat anak suka berhitung dan menggemari matematika bisa dimulai dengan tidak memaksanya untuk menyukai hitungan. Tidak selamanya metode pembelajaran dengan cara memaksa bisa membuat anak jadi terbiasa. Terkadang orangtua perlu memotivasi anak dengan cara memberikan kebebasan.

Memaksa anak bisa membuatnya justru merasa semakin tersiksa dengan hitungan dan matematika. Jika anak memang belum siap untuk menyukai hitungan dan matematika maka, sebaiknya orangtua perlu memberikannya waktu sampai mereka mempunyai inisiatif untuk berlatih hitungan.

Mengikuti Les Privat

Keempat, tips mudah agar anak menyukai hitungan dan menggemari matematika ialah dengan cara mengikutkannya pada les privat atau bimbingan belajar. Cara ini bisa jadi langkah alternatif ketika anak merasa kurang mendapatkan penjelasan dari gurunya di sekolah. Hal ini karena bisa jadi faktor eksternal yang membuat anak malas belajar matematika.

Maka dari itu, orangtua bisa mendaftarkan anak pada lembaga bimbingan belajar untuk mendapatkan waktu ekstra dalam mempelajari matematika. Usahakan bimbel yang dipilih adalah bimbel yang memiliki metode menyenangkan untuk belajar agar anak dapat terhibur dan tidak stres.

Memotivasi Anak

Terakhir, tips mudah membuat anak suka dengan hitungan dan menggemari matematika ialah dengan cara memotivasi mereka. Tanamkan pada anak bahwa matematika dan hitungan bukan ‘musuh’ dalam belajar melainkan sesuatu yang menyenangkan untuk dipelajari.

Jika sedari awal anak sudah memiliki pola pikir seperti itu, maka materi pun akan lebih mudah masuk dan anak akan merasa nyaman dengan pembelajarannya. Namun, perlu diingat bahwa pemberian motivasi ini tidak bisa dilakukan satu kali saja, orangtua perlu melakukannya berkali-kali.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading