Sukses

Relationship

Lupakan Dia, Ikuti 5 Cara Move On Menurut Psikologi Ini

Fimela.com, Jakarta Putus cinta merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh siapapun. Hal ini dikarenakan putus cinta dapat memberikan pengaruh buruk pada diri sendiri, baik secara fisik maupun mental. Namun tidak dapat dipungkiri kalau dalam suatu hubungan sudah tidak ada kecocokan lagi, yang ada hanyalah perdebatan yang tidak ada hentinya, maka pilihan terbaik adalah berpisah.

Meskipun sulit, namun itulah pilihan terbaik yang harus kamu lakukan. Langkah selanjutnya yang harus kamu jalani adalah move on ke tahap yang baru. Tentu saja move on juga sulit dilakukan, apalagi jika kamu sudah bertahun-tahun menjalani hubungan tersebut dengan pasanganmu. Namun perlu diingat bahwa sulit bukan berarti mustahil.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa move on ke arah yang lebih baik. Ada juga cara-cara move on yang dianjurkan secara psikologi. Simak cara move on menurut psikologi yang bisa kamu praktikkan berikut ini.

Cara Move On Menurut Psikologi

1. Stop Stalking Media Sosialnya

Cara move on menurut psikologi yang pertama harus kamu lakukan adalah berhenti mengecek media sosialnya. Kamu tidak perlu mengecek media sosialnya lagi atau mengomentari postingan yang ia unggah. Mengecek media sosialnya hanya akan membuat keberadaannya semakin kuat di pikiranmu.

Kamu boleh saja kok memblokir media sosialnya. Itu bukanlah tindakan kekanakan, melainkan menyelamatkan jiwamu agar berhasil move on.

2. Menyibukkan Diri dengan Kegiatan yang Kamu Sukai

Menyibukkan diri bisa menjadi cara move on yang cukup efektif. Membuat diri sendiri sibuk bisa membuat pikiranmu juga sibuk dan akhirnya lama kelamaan kamu lupa dengan keberadaannya.

Selain itu, kamu jadi bisa mengembangkan dirimu dan memperluas wawasanmu dengan kegiatan barumu tersebut. 

3. Jauhkan Barang-barang Pemberiannya

Mungkin saja ia pernah memberimu hadiah-hadiah kecil ketika kamu ulang tahun. Tentu saja hadiah-hadiah tersebut mengandung kenangan tentangnya dan membuat bersedih ketika mengingatnya. Oleh karena itu, kamu bisa menjauhkan barang-barang tersebut untuk sementara waktu.

Tidak perlu membuangnya, kok. Mungkin kamu merasa masih bisa menggunakan barang-barang tersebut jadi sayang jika ingin membuangnya. Kamu hanya perlu menjauhkannya untuk sementara waktu. Kemudian jika kamu sudah merasa siap, kamu bisa menggunakan kembali barang-barang tersebut.

Curhat Bisa Jadi Cara Move On Terbaik

4. Curhat pada Sahabat

Cara move on menurut psikologi yang bisa kamu lakukan berikutnya adalah curhat kepada sahabatmu. Tentu saja dia mendapat gelar sahabat bukan tanpa alasan, kan? Ia akan menemanimu dalam keadaan apapun, bahkan ketika kamu sedang bersedih.

Kamu pasti sudah sangat mempercayainya. Oleh karena itu, kamu bisa membagikan kesedihanmu itu kepadanya. Dengan begitu, kamu akan merasa bebanmu sedikit berkurang dan bisa move on ke arah yang lebih baik.

5. Menerima Perasaan yang Sedang Kamu Rasakan

Terkadang jika kamu ingin move on kemudian kamu menutupi atau menolak rasa sedih yang kamu rasakan. Padahal sebenarnya tidak perlu begitu. Menolak perasaan yang sedang kamu rasakan hanya akan membuat perjalanan move onmu jadi sulit. 

Akan lebih baik jika kamu menerima saja apapun perasaan yang sedang kamu rasakan. Tidak apa-apa kok jika kamu merasa sedih dan merasa sedang ingin sendiri saja. Namun kamu juga perlu membatasi diri agar tidak berlebihan. Kamu harus tahu kapan kamu harus bangkit agar tidak terpuruk terlalu lama.

Itulah 5 cara move on menurut psikologi yang bisa kamu coba. Move on memang sulit, namun mau tidak mau kamu harus melakukannya agar hidupmu jadi lebih baik daripada sebelumnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading