Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, pasti sudah tidak asing lagi mendengar bahwa saat pertama kali mulai mengenal dan dekat dengan seseorang, kita sangat handal untuk mengabaikan hal-hal kecil yang tampak tidak beres. Kecenderungan kita berkata pada diri sendiri bahwa hal yang ditemui dalam pasangan itu bukanlah masalah yang besar atau meyakini bahwa segala sesuatu akan berubah seiring waktu. Namun, beberapa perilaku lebih dari sekadar kebiasaan aneh, lho! Itu adalah tanda bahaya yang dapat mengarah pada masalah yang lebih dalam suatu hubungan jika diabaikan.
Ini bukan tentang bersikap kritis atau kasar, ini tentang menjaga kesehatan emosional diri kamu sendiri. Pola tertentu, seperti kecenderungan manipulatif atau kurangnya empati, dapat memiliki efek jangka panjang pada kebahagiaan dan rasa dalam hubungan. Oleh karena itu, mari kita bahas 5 tanda bahaya atau red flag pada wanita yang menurut psikologi tidak boleh diabaikan. Tanda-tanda tersebut mungkin dapat memberi kejelasan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat. Melansir dari personalbrandingblog.com, berikut ini adalah tanda-tandanya.
Advertisement
1. Mengkritik Terus Menerus
Kita semua meyakini bahwa hubungan itu bagaikan rollercoaster, naik turun, bukan? Ada masanya di mana kamu dan pasangan sangat bahagia, di saat berikutnya bersedih dan mempertanyakan segalanya yang terjadi. Namun, jika kritikan tidak kunjung berhenti, itu adalah tanda bahaya yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Kamu harus mengurusnya dengan benar!
Sekarang, kita tidak sedang berbicara tentang omelan sesekali. Kita semua punya hari-hari yang buruk dan terkadang kita melampiaskannya pada orang-orang terdekat. Namun, cobalah berpikir tentang kritikan terus-menerus dan tanpa henti yang menggerogoti harga diri yang dilontarkan setiap saat oleh pasanganmu.
Psikologi mengatakan bahwa ini adalah bentuk kekerasan emosional. Kekerasan ini sifatnya angat halus, berbahaya, dan perlahan-lahan mengikis kepercayaan diri hingga kamu merasa tidak berharga untuk pasanganmu.
2. Kurangnya Empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain. Dalam hubungan, ini sangat penting untuk menciptakan kedekatan dan saling pengertian satu sama lain. Namun, ketika seseorang terus-menerus mengabaikan perasaan pasangannya, tidak mendengarkan saat dibutuhkan, atau hanya fokus pada dirinya sendiri, itu bisa menjadi tanda kurangnya empati.
Menurut psikolog, ini bukan sekadar sikap cuek saja, tetapi kurangnya empati menunjukkan rendahnya kecerdasan emosional dan bisa menjadi ciri kepribadian yang lebih berisiko—seperti narsistik atau sosiopatik. Jika dibiarkan, hubungan seperti ini akan terasa sepihak dan melelahkan secara emosional.
3. Rasa Cemburu yang Berlebihan
Rasa cemburu merupakan emosi alami manusia. Wajar saja jika kamu merasa sedikit cemburu saat pasangan membicarakan rekan kerjanya yang menarik atau menghabiskan banyak waktu dengan teman barunya. Namun jika kecemburuan ini menjadi berlebihan, itu merupakan tanda bahaya yang perlu diwaspadai.
Mari kita ambil contoh kecil ini: Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Partner Abuse, peneliti menemukan bahwa kecemburuan yang berlebihan menyebabkan ketidakpuasan hubungan dan hasil negatif.
Jadi, jika dia selalu curiga, jika dia mengecek ponselmu, jika dia marah setiap kali kamu menghabiskan waktu dengan orang lain, itu adalah tandan hubungan tidak sehat. Itu manipulatif dan suka mengontrol. Sedikit rasa cemburu mungkin manis, tetapi ketika rasa cemburu mulai menggerogoti hubungan, inilah waktunya untuk mundur sejenak dan menilai ulang.
4. Ketergantungan yang Berlebihan
Dalam sebuah hubungan, wajar saja jika kita saling bergantung untuk mendapatkan dukungan. Namun, ada batasan tipis antara saling ketergantungan dan ketergantungan yang berlebihan. Jika dia tidak bisa membuat keputusan apa pun tanpa kamu, jika dia membutuhkanmu untuk menyelesaikan semua masalahnya, atau jika dia tidak tahan sendirian, itu sudah pasti merupakan tanda bahaya yang perlu dihindari.
Mungkin dalam hal ini kamu menganggapnya manis pada awalnya. Itu membuat kamu merasa dibutuhkan dan dihargai. Namun seiring waktu, itu bisa menjadi sangat melelahkan dan mengganggu waktu pribadimu. Menurut psikologi, ini merupakan tanda ketergantungan, yang dapat mengarah pada hubungan yang tidak seimbang dan tidak berfungsi, di mana satu orang memberi terlalu banyak demi orang lain.
Ketahuilah bahwa hubungan yang sehat membutuhkan dua individu independen yang memilih untuk bersama, bukan dua orang yang tidak dapat berfungsi tanpa satu sama lain.
5. Menunjukkan Perilaku yang Menghina
Pernahkah kamu memperhatikan saat dia memutar matanya saat sednag bercanda? Atau saat dia terus-menerus menyela pembicaraan kamu? Perilaku menghina ini, baik besar atau kecil, bisa sangat merusak suatu hubungan.
Psikolog terkenal Dr. John Gottman menyebut penghinaan sebagai salah satu dan yang terburuk di dalam sebuah hubungan dari "Empat Penunggang Kuda Kiamat". Itu adalah salah satu prediktor terbesar dari putusnya hubungan.
Jika dia secara teratur menunjukkan tanda-tanda penghinaan, meremehkan, atau membuat kamu merasa rendah diri, itu adalah tanda bahaya yang tidak boleh dianggap remeh. Itu adalah tanda tidak hormat dan perlahan-lahan dapat menggerogoti harga diri dan kesehatan hubungan secara keseluruhan.
Bagaimana? Apakah kamu menemukan salah satu dari 5 tanda red flag wanita dalam pasanganmu? Jika iya, cobalah untuk menegurnya atau memikirkan ulang untuk tetap bersama.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3869844/original/ACg8ocKKDLCM7XI2g77-Yy3eNE2xNftmRQ01xYVYVB1eVWOmJ8cKjPSy%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182625/original/046603100_1744097998-Pasangan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182626/original/059251100_1744097998-Mengkritik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182627/original/071038400_1744097998-Cemburu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/858862/original/015996000_1521084700-a6d0b614-30c6-46bc-b926-f5a4da393908.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3197497/original/049119700_1596446863-beautiful-young-asian-woman-with-clean-fresh-skin_65293-1258.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4916844/original/018693400_1723537819-pexels-h-thanh-131149238-10131971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740599/original/041501000_1707711144-Ilustrasi_dinner__makan_malam_romantis__kencan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188043/original/080772000_1595482853-boyfriend-another-woman-grab-hands-from-together-without-sight-his-girlfriend_10307-182.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235879/original/098533200_1748439221-portrait-young-lady-sitting-chair-with-book-hand-amazedly-looking-cellphone-near-sitting-man-home-isolated.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534227/original/079123000_1773815221-top-view-bowls-corn-arrangement.jpg)
![Eksplorasi visi artistik bersama desainer Rinaldy Yunardi dalam merayakan keberanian dan karakter kuat perempuan melalui karya masterpiece. [Dok/MAKE OVER].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/wVUPvoKimeAwYqbHzt9zSrsof9A=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553838/original/011816700_1776050568-article_bank__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510193/original/003574000_1771822191-pexels-shameel-mukkath-3421394-5817525.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543441/original/045767700_1775025855-Depositphotos_568782318_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536676/original/009251900_1774335992-collage-1774335311762.jpg)
![Sederet figur publik memilih busana bernuansa biru sebagai busana Lebaran 2026. Siapa saja mereka? [@syifahadju @erinagudono @v8harrykiss]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/n_eNlnMO4PJs4LcHbccLAeN9fhY=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536173/original/032887700_1774257169-collage-1774255799301.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559335/original/030512500_1776567333-BELITUNG__-_1_-_ISLANDS__189_of_202_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3301246/original/092311300_1605781423-Ilustrasi_Kopenhagen__Denmark.jpg)
![Melalui konten-konten yang Nupi bagikan di sosial media, diharapkan audiens bisa lebih peduli terhadap lingkungan. [Dok/Instagram @ceritanupi].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/54dYY-EzOq0su3YOg5XVefc9UKA=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557491/original/020242800_1776331646-article_bank__45_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466502/original/076143600_1767846469-Bersihkan_Minyak_Jelantah_Bekas_Gorengan_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553926/original/016075600_1776054758-000_A7HK7DT.jpg)
![BINI saat manggung di Coachella kenakan busana sustainable. [@bini_ph]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/3D_2Way-Ww1UamLb5vzmUdY4ug0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554450/original/014995300_1776071681-IMG_7299_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059016/original/028512500_1655779529-pexels-anete-lusina-5723263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5323424/original/030126000_1755768390-vitolda-klein-scbqlqoh28o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4997871/original/024433300_1731143924-mimpi-kerudung-putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3424417/original/014362800_1617955868-WhatsApp_Image_2021-04-09_at_7.30.09_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522308/original/088735600_1772753609-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_01.08.19_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547504/original/044226500_1775460669-close-up-mother-holding-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3215840/original/060397900_1598083080-Darwin_Vegher.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298500/original/084082800_1753763943-yael-gonzalez-oV6RSDQlq8Q-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549307/original/039646300_1775615420-sachin-amjhad-_1ScP-Rz3Vg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284093/original/045417700_1604288848-adam-sherez-WMjqzYGoU5w-unsplash.jpg)
![Ketika anak ikut memilih bahan dan melihat proses memasak, mereka cenderung lebih antusias mencoba makanan baru. [Dok/Pexels.com/Gustavo Fring].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/Eh2Tt3n_ufclCg2xCeVNxEobqQM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556029/original/050208900_1776229226-pexels-gustavo-fring-4149028.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479072/original/041763200_1768967463-raychan-YT1LV3U4ViA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477296/original/044809300_1768815162-pexels-yi-ren-57040649-25551423.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477191/original/015898700_1768811410-pexels-olly-3807757.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477138/original/069417700_1768809895-pexels-yi-ren-57040649-34990362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/674437/original/Penusukan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333377/original/016985400_1756622323-Jepretan_Layar_2025-08-31_pukul_13.34.22.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559375/original/002858600_1776570335-5495c303-0d5d-4952-aa6f-688af7d66ad2__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483239/original/024322200_1769346996-Hasto_PDIP.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559278/original/014671600_1776562981-banjir_di_bogor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559244/original/079730700_1776557157-1000695350__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547504/original/044226500_1775460669-close-up-mother-holding-tablet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3215840/original/060397900_1598083080-Darwin_Vegher.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298500/original/084082800_1753763943-yael-gonzalez-oV6RSDQlq8Q-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393127/original/005707100_1761543670-IMG-20251027-WA0007.jpg)