Anji Ex Drive: Peredaran Beras Plastik Adalah Pelecehan Moral

Altov Johar diperbarui 23 Mei 2015, 06:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Saat ini Indonesia digempur berbagai masalah di berbagai sektor. Semisal sektor pangan dengan beredarnya beras plastik ataupun susu bermelamin. Kondisi itu tentu membuat masyarakat resah. Salah satunya Erdian Aji Prihartanto atau Anji ex Drive yang menilai sebagai pelecehan moral.

Baca juga: OMG! Beras Plastik Belum Tuntas, Ada Susu Bubuk Pakai Deterjen!

Terkuaknya peredaran beras plastik berkat laporan seorang pedagang bubur asal Mustikajaya, Bekasi. Ia menemukan beras plastik asal China. Keadaan itu diperkuat dengan adanya laporan dari warga Bekasi lainnya, Agasta Fransisca yang datang ke Kantor Dinas Perindustrian perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) tentang kecurigaannya terhadap beras yang dikonsumsi terbuat dari plastik.

"Fenomena beras plastik, susu bubuk deterjen, daging giling yang ternyata kardus. Itu pelecehan moral di fase terdalam, jangan begitu lah. Enggak begitu juga kali kalau cari rezeki. Dengan adanya pemberitaan itu sempat was-was juga," kata Anji saat dijumpai di lobi FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2015).

Sebagai masyarakat Indonesia yang menjadikan beras sebagai makanan pokok, Anji harus lebih jeli dalam membeli beras yang akan dikonsumsi. "Kita melakukan cek dan membelinya dari sumber yang terprcaya. Kan sudah ada caranya buat mengetahui dari plastik atau bukan. Kalau dimasukkan ke air ngambang, berarti itu beras plastik," papar Anji.

Dengan adanya fenomena beras plastik yang meresahkan ini, Anji ex Drive berharap adanya peran aktif dari pemerintah dalam hal pengawasan pangan. Terlebih kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat. "Peran pengawasan pemerintah sangat perlu. Ini menyatakan kebutuhan terhadap beras sangat tinggi tapi pengawasannya rendah," tandasnya.